Sunnah-Sunnah Ketika Tawaf

Senin , 03 Aug 2020, 09:20 WIB Redaktur : Muhammad Hafil
Sunnah-Sunnah Ketika Tawaf. Foto: Jamaah haji 2020 melakukan tawaf.
Sunnah-Sunnah Ketika Tawaf. Foto: Jamaah haji 2020 melakukan tawaf.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Sunnah-Sunnah Tawaf:

 

Terkait

a. Memegang  Hajar Aswad, menciumnya,  serta meletakkan  jidat  di  atasnya  pada  awal  tawāf. Namun   semua sunah ini tidak dianjurkan bagi perempuan kecuali jika   tempat tawāf lengang. Jika tidak memungkinkan, cukup semua itu dilakukan dengan isyarah melalui tangan kanan.

Baca Juga

b. Membaca doa ma’tsur pada saat memulai tawaf  setelah istilām sambil mengangkat tangan

c. Melakukan ramal (berjalan cepat) bukan berlari bagi kaum lelaki dan tidak membuat lompatan pada   putaran   pertama   sampai   ketiga, dan berjalan biasa pada putaran selanjutnya;

d. Melakukan idhthiba’  bagi  laki-laki,  yaitu meletakkan bagian tengah selendang di bawah bahu kanan, sedangkan kedua ujungnya diletakkan di atas bahu kiri, sehingga bahu kanan terbuka dan bahu kiri tertutup;

e. Mendekat pada Ka’bah bagi kaum laki-laki jika sekeliling  Ka’bah  tidak  dalam  kondisi  penuh sesak dan membuatnya menderita, sedangkan bagi kaum perempuan disunnahkan menjauh dari Ka’bah;

f. Berjalan kaki bagi yang mampu; 

g. bagi yang tidak mampu dapat menggunakan kursi roda atau skuter matik;

h. Mengusap rukun Yamani.

Sumber: Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2020 Kemenag

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini