10 Rabiul Awwal 1442

Bukan Jamaah Haji, Arab Saudi Catat 1,357 Kasus Covid-19

Senin , 03 Aug 2020, 19:16 WIB Reporter :Rizky Suryarandika/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Bukan Jamaah Haji, Arab Saudi Catat 1,357 Kasus Covid-19. Virus corona (ilustrasi).
Bukan Jamaah Haji, Arab Saudi Catat 1,357 Kasus Covid-19. Virus corona (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi mencatatkan 1,357 orang penderita baru covid-19 pada Ahad (2/8) hasil hitungan 24 jam terakhir. Pada periode itu, jamaah haji resmi menuntaskan ritual ibadah haji terbatas 2020.

 

Kemenkes Saudi mendata tambahan pasien Covid-19 harian ini merupakan yang paling rendah dalam sebulan terakhir. Kemenkes Saudi mengklaim tak ada dari pasien baru covid-19 yang merupakan jamaah haji.

"Tak ada kasus covid-19 yang terdeteksi di tempat suci ibadah haji," tulis keterangan resmi Kemenkes Saudi dilansir dari Saudi Gazette pada Senin (3/8).

Walau begitu, Kemenkes sebenarnya mendata Makkah sebagai kota dengan kasus baru covid-19 terbanyak dengan 153 kasus. Berikutnya ialah Riyadh dengan 94 kasus dan Jeddah ada 72 kasus.

Di sisi lain, dengan tambahan kasus baru covid ini, maka total sementara penderita covid-19 di Saudi mencapai 278.835 orang. Jumlah kematian akibat covid-19 bertambah 30 kasus pada Ahad menjadi 2.917.

Tercatat, ada tambahan 2.533 pasien covid-19 yang telah sembuh di Saudi. Dengan demikian, pasien covid-19 yang telah sembuh sebanyak 240.081 orang. Tersisa 35.837 kasus Covid-19 aktif dimana 2.011 kasus di antaranya berstatus kritis. 

 

widget->kurs();?>