3 Rabiul Awwal 1442

Wisata Ramah Muslim, tak Perlu Ragu ke Blackpool

Jumat , 28 Aug 2020, 14:12 WIB Reporter :Rizky Suryarandika/ Redaktur : Ani Nursalikah
Wisata Ramah Muslim, tak Perlu Ragu ke Blackpool
Wisata Ramah Muslim, tak Perlu Ragu ke Blackpool

REPUBLIKA.CO.ID, BLACKPOOL -- Kota Blackpool di Inggris terkenal akan pantainya yang menarik turis dari berbagai wilayah. Seiring makin berkembangnya sikap terbuka, pengelola wisata disana mulai menerapkan wisata ramah Muslim.

 

Baca Juga

Diperkirakan lebih dari 3 juta orang menginap semalam di Blackpool per tahunnya. Kini ada banyak hotel yang menyajikan makanan untuk berbagai kelompok masyarakat, termasuk bagi Muslim yang ingin makanan halal.

Sebagian pengelola hotel mengakui  muslim ingin menginap dimana ada makanan halal dan tidak ada alkohol. Hal itulah yang diterapkan Mumtaz Khan pada Oakwell hotel yang dikelolanya.

"Orang-orang bisa datang dan ingin merasakan tinggal di tempat yang sesuai kebutuhan mereka dimana mereka bisa beribadah misalnya," kata Mumtaz dilansir dari BBC, Kamis (27/8).

Sameyah beserta keluarganya memutuskan liburan ke Blackpool. Keluarga asal High Wycombe itu memutuskan menginap di hotel yang sesuai kebutuhan sebagai Muslim.

"Hotel ini menyediakan tempat ibadah, makanan halal yang mana sangat penting karena ketika keluar kami ingin sesuatu yang sesuai kepercayaan kami. Sungguh luar biasa disini," ujar Sameyah.

Sayangnya, pengelola hotel menyebut tak banyak yang tahu soal hotel ramah Muslim di Blackpool. Oleh karena itu dibutuhkan promosi wisata ramah Muslim yang lebih gencar.

"Ketika mereka ke Blackpool, mereka pikir hanya pergi kesana lalu pulang lagi karena merasa tak ada tempat menginap yang layak. Padahal kami menyajikan fasilitas yang mereka butuhkan. Kehadiran turis menggerakkan bisnis disini," ucap pengelola Bukhari Hotel, Nasir Bukhari. 

 

 

widget->kurs();?>