Arab Saudi Kaji Opsi Pembukaan Penerbangan Internasional

Ahad , 06 Sep 2020, 06:20 WIB Reporter :Rizky Suryarandika./ Redaktur : Muhammad Hafil
Arab Saudi Kaji Opsi Pembukaan Penerbangan Internasional. Foto ilustrasi: Terminal selatan di Bandara King Abdul Aziz di Jeddah dengan bentuk atapnya yang ikonik.
Arab Saudi Kaji Opsi Pembukaan Penerbangan Internasional. Foto ilustrasi: Terminal selatan di Bandara King Abdul Aziz di Jeddah dengan bentuk atapnya yang ikonik.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Kerajaan Arab Saudi mempertimbangkan pembukaan kembali penerbangan internasional yang urung dilakukan sejak pandemi covid-19. Saudi tengah memperhitungkan kapan penerbangan rute dari dan ke luar negeri dapat dibuka lagi.

 

Terkait

Dilansir dari Argaam pada Sabtu (5/9), Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Saudi Muhammad Al-Abdulali mengatakan opsi penerbangan internasional memang masuk dalam beberapa kegiatan yang sedang dipertimbangkan untuk dibuka lagi. Tim yang terdiri dari para pakar dan otoritas Saudi akan memberi keputusan mengenai hal tersebut.

Baca Juga

Abdulali menyebut tim ahli mengupayakan lahirnya standar protokol terhadap penerbangan internasional untuk memastikan keselamatan manusia yang berada di Saudi. Namun belum ada kepastian kapan penerbangan internasional akan dibuka lagi.

 

Abdulali menekankan pembukaan kembali aktivitas yang sempat tertunda akibat covid-19 seperti penerbangan internasional bakal memakan waktu untuk pengkajian. Studi ilmiah, kata dia tak bisa dilakukan dalam waktu semalam.

 

Sebelumnya, Saudi memutuskan mulai melarang penerbangan internasional sejak pandemi covid-19 mewabah pada 15 Maret 2020. Sedangkan untuk penerbangan domestik sudah diizinkan lagi sekitar dua bulan lalu setelah sempat dilarang.