Selasa 08 Sep 2020 15:09 WIB

Pegawai Pabrik Terpapar Covid-19, Ini Kata Khong Guan

Satu orang pegawai lain masih menunggu hasil tes usap dan tengah isolasi mandiri.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Friska Yolandha
PT Khong Guan Biscuit Factory Indonesia mengonfirmasi satu pegawainya terpapar Covid-19.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
PT Khong Guan Biscuit Factory Indonesia mengonfirmasi satu pegawainya terpapar Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Khong Guan Biscuit Factory Indonesia yang terletak di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, itu angkat bicara mengenai pegawainya yang terpapar Covid-19. HRD bidang Kepegawaian PT Khong Guan Biscuit Factory Indonesia, Yovie mengatakan, ada satu pegawai yang terkonfirmasi Covid-19.

"Iya benar ada satu orang. Sudah ketahuan sejak Senin kemarin," kata Yovie saat dikonfirmasi pada Selasa (8/9).

Satu pegawai yang terpapar Covid-19 kata Yovie berusia sekitar 30 tahun. Pegawai tersebut terkonfirmasi setelah pihak internal perusahaan mengadakan rapid test. Hasil rapid test itu menunjukkan reaktif. Guna memastikan status pegawai tersebut, dia mengikuti tes usap dan benar memang pegawai tersebut terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sedangkan, satu pegawai yang lain masih menunggu hasil tes usap yang baru dijalaninya Senin (7/9) kemarin. Satu pegawai ini juga berstatus reaktif usai menjalani rapid test yang digelar perusahaan.

"Yang satu lagi karena baru swab test Senin kemarin, kita masih menunggu hasilnya," ujar dia.

Yovie menuturkan, kedua pegawai itu merupakan pegawai yang bekerja di bidang pengepakan biskuit atau packing. Mereka bekerja di dalam satu gedung khusus packing yang berjumlah 28 orang. Saat ini, satu pegawai yang positif Covid-19 sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Namun, hal itu berbeda dari apa yang dikatakan Camat Circas, Mamad. Dia mengatakan sudah ada dua pegawai yang terpapar Covid-19.

"Iya ada dua orang yang kena Covid-19. Sekarang mereka sedang isolasi mandiri," kata Mamad.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement