Kamis 10 Sep 2020 20:33 WIB

Amien Rais Pastikan Dirikan Partai Baru

Partai baru yang akan didirikan Amien Rais memiliki asas Islam Rahmatan Lil’alamin.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Andri Saubani
Tangkapan layar video Amien Rais yang mengungkapkan bahwa dirinya ingin mendirikan partai baru, Kamis (10/9).
Foto: Tangkapan layar
Tangkapan layar video Amien Rais yang mengungkapkan bahwa dirinya ingin mendirikan partai baru, Kamis (10/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mantan Ketua MPR Amien Rais mengungkapkan bahwa dirinya akan mendirikan sebuah partai politik baru. Partai tersebut merupakan bentuk keprihatinan dirinya dengan sejumlah tokoh lain terkait kondisi Indonesia saat ini.

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini menunjukkan indikasi yang mengarah ke ambang krisis. Baik itu krisis sosial, politik, dan ekonomi yang menuju resesi berat, hingga ke arah depresi.

Baca Juga

“Kekuasaan rezim yang sedang memikul harapan rakyat nampaknya semakin jauh atau menjauhi nilai-nilai moral, atau etika atau akhlak yang baik,” ujar Amien dalam video yang diunggahnya di Youtube, Kamis (10/9).

Karena hal-hal tersebutlah, ia membulatkan tekadnya untuk mendeklarasikan sebuah partai baru. Partai yang memiliki asas Islam Rahmatan Lil’alamin.

“Islam melarang diskriminasi atas dasar apa pun,” ujar Amien.

Sedangkan partai tersebut akan memiliki semboyan, “Lawan kezaliman, tegakkan keadilan”. Lewat semboyan itu, ia ingin agar lapisan masyarakat dhuafa dan mustadh’afin merasakan masa depan yang cerah, adil, dan egaliter.

“Lebih etis, pendek kata lebih baik dari situasi, kondisi kita sekarang ini,” ujar mantan Ketua PP Muhammadiyah itu.

Menurutnya, pesan pokok dari Pancasila, UUD 1945, dan Alquran begitu searah dan paralel. Di mana intinya adalah memesankan untuk tegaknya keadilan dan lenyapnya kezaliman.

Adapun untuk nama, logo, dan AD/ART partai barunya tersebut belum dapat ia ungkapkan saat ini. Ia bersama tokoh lain saat ini masih bermusyawarah terkait waktu dan tempat deklarasi partainya itu.

“Mohon bersabar, tunggu tanggal, hari serta bulan yang kami sendiri sedang bermusyawarah. Jadi bersabar itu indah, fasobruh jamil,” ujar Amien.

Di akhir video ia kembali menegaskan asas partai barunya itu, yakni Islam Rahmatan Lil’alamin. “Lawan kezaliman, tegakkan keadilan. Merdeka, Allahu Akbar,” tutup Amien.

Sebelumnya, putra ketiga Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais yakin bahwa pembentukan partai baru oleh ayahnya tak akan terealisasi. Ia menilai, partai yang disebut sebagai PAN Reformasi itu sepi antusiasme.

“Lihatlah tidak ada satupun anggota dewan kita dan kepala daerah kita yang mengarah ke sana. Karena mereka semua sibuk bekerja, bukan seperti pengangguran yang luntang-lantung berhalusinasi membuat partai,” ujar Mumtaz saat dihubungi, Selasa (1/9).

Ia tak segan menyebut partai baru itu sebagai PAN Halusinasi. Pasalnya, tidak ada anggota dewan PAN yang benar-benar telah menyatakan niatnya bergabung dengan partai bentukan Amien itu.

“PAN Reformasi ini alih-alih akan terbentuk dan dideklarasikan, malah yang ada nyungsep sebelum tumbuh,” ujar Mumtaz.

photo
Riak-riak konflik pasca-Kongres PAN. - (Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement