Rabu 16 Sep 2020 19:43 WIB

Pariwisata Global Merugi USD460 Miliar Akibat Covid-19

Asia dan Pasifik Mengalami penurunan turin hingga 72 persen dalam periode 6 bulan.

Pantai di Bali yang selama ini ramai dengan turin kini lengang akibat paparan pandemi Covid-19.
Foto: Anadolu Agency
Pantai di Bali yang selama ini ramai dengan turin kini lengang akibat paparan pandemi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Akibat pandemi Covid-19, kunjungan turis internasional menurun secara global sebesar 65 persen atau 440 juta orang selama paruh pertama tahun ini.

Menurut Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO) situsi menurun itu terjadi  ketika negara-negara menutup perbatasan mereka dan memberlakukan pembatasan perjalanan untuk membendung penyebaran virus. Akibatnya, pendapatan pariwisata internasional turun sebesar USD460 miliar pada Januari-Juni.

Angka tersebut sekitar lima kali lipat dari kerugian pariwisata internasional pada tahun 2009, ketika dunia tengah menghadapi krisis ekonomi dan keuangan.

Seperti dilansir Anadolu Agency, dalam laporan terbaru UNWTO, Asia dan Pasifik adalah kawasan pertama dan yang paling terdampak Covid-19, yang mengalami penurunan turis sebanyak 72 persen dalam periode enam bulan.

Eropa berada di urutan kedua dengan penurunan kedatangan wisatawan sebesar 66 persen, Amerika (55 persen), dan Afrika dan Timur Tengah (57 persen).

UNWTO juga melaporkan bahwa 53 persen destinasi telah mengurangi pembatasan perjalanan sejak awal September.

Sekretaris Jenderal UNWTO Zurab Pololikashvili menekankan perlunya koordinasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk menggerakkan kembali pariwisata global.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement