Kamis 17 Sep 2020 11:35 WIB

Korban Banjir Sigi Kesulitan Air Bersih

Air bersih sulit didapatkan mengingat jaringan pipa air rusak diterjang banjir.

Korban banjir di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawewsi Tengah, saat ini sangat membutuhkan air bersih (Foto: ilustrasi banjir Sigi)
Foto: Antara/Mohamad Hamzah
Korban banjir di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawewsi Tengah, saat ini sangat membutuhkan air bersih (Foto: ilustrasi banjir Sigi)

REPUBLIKA.CO.ID, SIGI -- Korban banjir di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawewsi Tengah, saat ini sangat membutuhkan air bersih. Hal ini mengingat sumber dan jaringan pipa air telah rusak diterjang banjir.

Camat Dolo Selatan, Ali Nurdi, saat dihubungi di Sigi, Kamis (17/9), membenarkan warga terdampak bencana banjir di wilayah kerjanya kini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Beberapa hari lalu, kata dia, saat terjadi banjir, sumber air bersih maupun jaringan pipa air untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat di Desa Rogo diporak-porandakan banjir.

Baca Juga

Kini, kata dia, warga hanya berharap bantuan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan swasta untuk kebutuhan air bersih. Ali mengaku sudah ada bantuan air bersih yang disalurkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Sigi.

"Itu belum cukup, karena bukan hanya untuk air minum atau masak, tetapi juga kebutuhan lainnya, termasuk mencuci pakaian," katanya.

Dia juga menambahkan, Pemprov Sulteng telah menyalurkan bantuan beras, mie instan dan peralatan dapur serta tenda untuk membantu para korban. Pasca banjir, kata Camat Nurdi, telah dibangun posko induk untuk menampung berbagai bantuan logistik baik bahan makanan maupun lainnya.

Pendistribusian kepada warga terdampak banjir akan dilakukan petugas posko agar bisa disalurkan secara merata bagi semua korban. Pihaknya juga menyediakan dapur umur untuk kebutuhan makan sehari-hari para pengungsi, petugas dan relawan yang ikut membantu di lapangan.

Desa Rogo merupakan salah satu desa di Kecamatan Dolo Selatan yang selama ini sudah beberapa kali diterjang banjir. Berdasarkan data yang ada menyebutkan, jumlah rumah warga yang rusak sebanyak 41 unit dan 27 rusak sedang serta ratusan hektare sawah terdampak banjir di Desa Rogo.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement