Ahad 27 Sep 2020 17:39 WIB

Tanda-Tanda Kecil Kiamat, Sebagiannya Sudah Terjadi?

Terdapat beberapa hadits menjelaskan tanda-tanda kecil kiamat.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Nashih Nashrullah
Terdapat beberapa hadits menjelaskan tanda-tanda kecil kiamat. Hari Kiamat (Ilustrasi)
Terdapat beberapa hadits menjelaskan tanda-tanda kecil kiamat. Hari Kiamat (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Tidak ada yang bisa mengetahui dan memastikan kapan kiamat akan tiba. Namun, Rasulullah SAW dalam sejumlah haditsnya menjelaskan beberapa tanda kiamat. 

Sebagiannya ada yang berupa tanda kiamat kecil dan ada pula tanda kiamat besar. Munculnya tanda-tanda kiamat kecil dan besar sebagai peringatan bagi orang-orang yang berpikir. Supaya mereka mengingat kematian, hari kiamat dan hari pembalasan.

Baca Juga

Tanda-tanda kiamat kecil sebelum terjadinya hari kiamat seperti hilangnya ilmu, merebaknya kebodohan, merebaknya minuman khamer, dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa tanda kiamat kecil dalam hadits Rasulullah SAW:  

Pertama, diutusnya dan wafatnya Nabi Muhammad SAW adalah tanda-tanda kiamat kecil. Sebab Rasulullah adalah Nabi yang diutus di akhir zaman menjelang hari kiamat.   

 

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال ( بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَة كَهَاتَيْن ) يعني : إصبعين 

Dari Abu Hurairah RA,Rasulullah SAW bersabda: “(Masa) diutusnya aku dan (hari terjadinya) kiamat seperti dua (jari) ini yaitu jari telunjuk dengan jari tengahnya.” (HR Abu Hurairah).

 عن عوف بن مالك قال : أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ وَهُوَ فِي قُبَّةٍ مِنْ أَدَمٍ فَقَالَ: اعْدُدْ سِتًّا بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ: مَوْتِي

'Auf bin Malik RA mengatakan, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Hitunglah enam (tanda) menjelang datangnya hari kiamat, dan beliau Nabi SAW menyebutkan di antaranya kematianku.” (HR Al-Bukhari).

Kedua, banyaknya bencana, kekacauan, dan alharj, waktu terasa singkat, kekikiran merajalela, dan ilmu agama dicabut adalah tanda-tanda kiamat kecil menjelang tanda-tanda kiamat besar.

Dalam hadits dijelaskan bahwa ilmu agama dicabut dengan diawali terjadinya kematian para ulama, kemudian ulama dan pemimpin yang bodoh diangkat untuk dipercaya. Sehingga terjadilah kebodohan yang merajalela, banyak orang yang minum minuman keras dan zina dilakukan secara terang-terangan.

عن أبي هريرة -رضي الله عنه وأرضاه-، عن النبي -صلى الله عليه وسلم- قال: "يتقارب الزمان، يُقْبَضَ الْعِلْمُ ، وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ, ويلقى الشح، ويكثر الهرج"، قالوا: وما الهرج يا رسول الله؟ قال: "القتل القتل"

Abu Hurairah berkata: Rasulullah SAW telah bersabda tentang tanda-tanda kiamat. Zaman (waktu) terasa dekat (ringkas), ilmu agama dicabut, banyaknya bencana atau kekacauan, kekikiran merajalela dan banyak alharj. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, apakah itu Al-Harj? Rasulullah menjawab: Pembunuhan.” (HR Muslim)

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ : أَنْ يُرْفَعَ العِلْمُ وَيَثْبُتَ الجَهْلُ ، وَيُشْرَبَ الخَمْرُ ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا

Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW bersabda: Di antara tanda-tanda terjadinya hari kiamat yaitu diangkatnya ilmu, kebodohan merajalela, banyaknya orang yang meminum minuman keras dan zina dilakukan dengan terang-terangan.” (HR Muslim).

Ketiga, akan banyak praktik riba terjadi di mana-mana menjelang hari kiamat. Sebagaimana diketahui, di zaman sekarang banyak sekali praktik riba mulai dari rentenir, tengkulak, sampai pinjaman yang ditawarkan secara daring melakukan praktik riba.

عن أبي هريرة رضي الله عنه، عن النبي صلى الله عليه وسلم، ولكن بلفظ: لَيَأْتِيَنّ علَى النّاسِ زَمَانٌ لاَ يَبْقَى أحَدٌ إلاّ أكَلَ الرّبَا، فَإنْ لَمْ يَأْكُلْهُ أصَابَهُ مِنْ غُبَارِهِ

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah bersabda, “Benar-benar akan datang kepada manusia suatu zaman di mana-mana tidak ada seorang pun di antara mereka kecuali memakan harta riba. Sekiranya ia tidak memakannya, setidaknya ia terkena debunya.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Keempat, munculnya beragam fitnah juga menjadi tanda-tanda kiamat kecil. 

عَنْ أَبِي مُوسَى رضي الله تعالى عنه قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-: « إِنَّ بَيْنَ يَدَي اَلسَّاعَةِ فِتَنًا كَقِطَعِ اَللَّيْلِ اَلْمُظْلِمِ, يُصْبِحُ اَلرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا, وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا. اَلْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ اَلْقَائِمِ وَالْقَائِمُ خَيْرٌ مِنْ اَلْمَاشِي, وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنْ اَلسَّاعِي؛ فَكَسِّرُوا قِسِيَّكُمْ, وَقَطِّعُوا أَوْتَارَكُمْ, وَاضْرِبُوا بِسُيُوفِكُمْ اَلْحِجَارَةَ, فَإِنْ دُخِلَ عَلَى أَحَدٍ مِنْكُمْ, فَلْيَكُنْ كَخَيْرِ اِبْنَيْ آدَمَ »

Dari Abu Musa Al-Asy'ari RA, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya menjelang datangnya hari kiamat (terjadi) banyak fitnah, bagaikan bagian malam yang gelap gulita. Seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman dan di sore harinya menjadi kafir. (Ada) yang di sore harinya dalam keadaan beriman dan di pagi harinya menjadi kafir. Orang yang duduk di saat itu lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri di saat itu lebih baik daripada orang yang berjalan, dan orang yang berjalan saat itu lebih baik daripada orang yang berlari. Maka patahkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, dan pukulkanlah pedang-pedang kalian ke batu. Jika (rumah) salah seorang dari kalian dimasuki (fitnah), maka jadilah seperti yang terbaik dari kedua anak Adam (Habil).” (HR Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim dalam al-Mustadrak) 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement