Empat Macam Tawaf yang Sering Dilakukan Jamaah Haji

Senin , 28 Sep 2020, 22:23 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Empat Macam Tawaf yang Sering Dilakukan Jamaah Haji (ilustrasi).
Empat Macam Tawaf yang Sering Dilakukan Jamaah Haji (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Tawaf atau berjalan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali adalah bagian dari rukun haji dan umrah. Pada pelaksanaan tawaf ada empat macam yang sering dilakukan jamaah haji. "Di antaranya ada Tawaf Qudum, Tawaf Ifadah, Tawaf Wada, dan Tawaf Nazar," kata Winny Gunarti dalam bukunya  "40 Keajaiban Naik Haji".

 

Terkait

Winny menerangkan, Tawaf Qudum yaitu tawaf penghormatan kepada Baitullah (sama dengan tahiyatul masjid) pada hari pertama kedatangan kita di kota Mekah.  Hukum melakukan Tawaf Qudum bagi mereka yang melaksanakan haji Ifrad dan Haji qiran adalah sunnah. "Sedangkan bagi Haji Tamattu sudah sekaligus sebagai tawaf umrah," katanya.

Setelah selesai Tawaf Qudum, para jamaah diharuskan bermunajat di Multazam dan melakukan salat sunah dua rakaat di makam Ibrahim dan Hijr Ismail. Baru setelah itu minum air zam-zam.

Kemudian yang kedua ada Tawaf Ifadah, sebagai salah satu rukun haji. Bagi orang yang belum melakukan Tawaf Ifadah, hajinya dianggap belum selesai. Oleh sebab itu, meski hamaah sedang sakit, mereka tetap harus melakukan Tawaf Ifadah dengan ditandu. 

Ketiga ada lagi Tawaf Wada, yaitu tawaf penghormatan terakhir kepada Baitullah. Tawaf ini dikerjakan pada saat kita akan berangkat meninggalkan kota Makkah, sesudah Tawaf Wada ini tidak ada lagi shalat sunat atau lainnya di Baitullah. "Lainnya adalah tawaf sunah yaitu tawaf yang dapat dikerjakan di setiap kesempatan," katanya.

Ada juga Tawaf Nazar sebagai pelaksanaan tawaf yang dinazarkan. Pada saat jamaah melaksanakan tawaf, jamaah harus dalam keadaan suci dari hadas besar dan kecil. Berbeda dengan Sa'i yang boleh dikerjakan tidak dalam keadaan suci.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini