Skema Tabungan Haji Dimulai di Kano, Nigeria

Selasa , 06 Oct 2020, 20:26 WIB Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Skema Tabungan Haji Dimulai di Kano, Nigeria. Jamaah Haji Nigeria (ilustrasi).
Skema Tabungan Haji Dimulai di Kano, Nigeria. Jamaah Haji Nigeria (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,KANO -- Peluncuran percontohan Skema Tabungan Haji Nasional yang akan mempermudah calon jamaah haji untuk melakukan salah satu dari lima rukun Islam, Haji, dimulai kemarin di Negara Bagian Kano, Nigeria. Skema, yang memungkinkan umat Islam untuk mempersiapkan diri jauh-jauh hari, dengan melakukan setoran bertahap melalui Jaiz Bank Plc, sebelumnya diluncurkan oleh Sultan Sokoto, Alhaji Abubakar Sa'ad III.

 

Terkait

Dilansir dari The Nation, Selasa (6/10), diwakili oleh Emir Bichi Alhaji Nasiru Ado Bayero, Sultan mendesak NAHCON dan Jaiz Bank untuk transparan dalam pengoperasian skema tersebut. Dia mengatakan skema itu akan memungkinkan setiap Muslim melakukan haji tanpa bergantung pada pemerintah. Ini akan memastikan perencanaan yang tepat dan dana yang direalisasikan akan diinvestasikan dalam instrumen yang sesuai dengan Syariah.

Managing Director Jaiz Bank, Hassan Usman mengatakan Skema Tabungan Haji Nasional merupakan tonggak penting bagi semua pemangku kepentingan dalam ekosistem haji di Nigeria. Dia berkata, “Dari perencanaan, pendanaan hingga operasi aktual, skema memiliki potensi untuk mempengaruhi secara positif setiap tindakan dan aktor dalam proses. Dengan skema seperti itu, calon peziarah yang tidak memiliki sarana dapat secara bertahap merencanakan dan mewujudkan impian mereka tanpa stres dengan menabung secara bertahap."

“Bahkan mereka yang tidak hidup cukup lama untuk menabung mungkin masih dalam rahmat Allah yang tak terbatas menerima pahala haji, karena mereka adalah jamaah dengan membawa niat (niyyat) dan perbuatan (amal) bersama,” tambahnya.

Dia mengatakan ketika Skema ini tumbuh dari waktu ke waktu, NAHCON dan berbagai Dewan Kesejahteraan Peziarah Muslim dapat memiliki dana cair yang dibutuhkan untuk merencanakan haji secara efektif.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini