Sudah 24 Ribu Orang Tunaikan Umroh

Kamis , 08 Oct 2020, 12:22 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Ani Nursalikah
Sudah 24 Ribu Orang Tunaikan Umroh. Foto Masjidil Haram saat kelompok pertama umat muslim mulai diperbolehkan melakukan ibadah umroh dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Sabtu (3/10).
Sudah 24 Ribu Orang Tunaikan Umroh. Foto Masjidil Haram saat kelompok pertama umat muslim mulai diperbolehkan melakukan ibadah umroh dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Sabtu (3/10).

Haider menambahkan, presidensi juga telah mendistribusikan puluhan ribu botol air zamzam di antara jamaah setiap harinya. Tidak hanya itu, ia juga menyediakan hotline dengan nomor 1966 yang tersedia sepanjang waktu untuk menjawab panggilan dari jamaah.

 

Terkait

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan pada Rabu, ada 468 kasus baru Covid-19 di negara itu. Dengan demikian, jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Kerajaan menjadi 337.711. Saat ini terdapat 9.556 kasus aktif, 913 di antaranya menerima perawatan medis.

Madinah mencatat jumlah kasus baru yang dikonfirmasi tertinggi dengan angka 71, dan Makkah melaporkan 53 kasus baru, Yanbu 31, dan Al-Hofuf 29. Selain itu, 596 pasien dilaporkan telah sembuh dari Covid-19. Sehingga, jumlah yang sembuh menjadi 323.208. Sementara korban meninggal mencapai 4.947 dengan 24 kematian baru dilaporkan.

photo

Daftar Umroh Via Aplikasi Eatmarna - (republika.co.id)

Madinah adalah kota dimana jumlah kesembuhan tertinggi dengan 118 orang. Jeddah dan Riyadh masing-masing mencatat 43 angka yang sembuh, dan Makkah 34 yang sembuh dalam 24 jam terakhir. Juru bicara kementerian Kesehatan Mohammed Al-Abd Al-Aly, menunjukkan pentingnya orang-orang mematuhi aturan tentang memakai masker wajah.

"Masker wajah sangat penting untuk menjaga kesehatan dalam keadaan ini dan tidak ada bahaya yang akan timbul dari memakainya setiap hari. Beberapa orang telah memakainya selama bertahun-tahun karena kebutuhan kerja mereka tanpa ada bahaya terjadi pada mereka," kata al-Aly.

Al-Aly mencatat keberhasilan Kerajaan dalam mengekang penyebaran infeksi terutama karena ketekunan publik dalam memakai masker. Ia menambahkan, bahwa beberapa negara menyaksikan gelombang kedua Covid-19 sebagian sebagai akibat dari orang-orang yang terlalu santai dalam komitmen mereka terhadap perilaku pencegahan.

Kementerian sejauh ini telah melakukan 6.828.117 uji reaksi berantai polimerase sejak wabah virus di negara itu muncul pada awal Maret lalu. Sebanyak 52.184 tes dilakukan dalam periode 24 jam terakhir.

 

https://www.arabnews.com/node/1745691/saudi-arabia