Selasa 13 Oct 2020 07:41 WIB

Okupansi Tempat Isolasi OTG Capai 90 Persen

Selain rumah sakit Pemkab Tangerang juga menyiapkan hotel bagi OTG

Rep: eva rianti/ Red: Hiru Muhammad
Anggota TNI mengoperasikan mobil gunners spraying saat penyemprotan cairan disinfektan di hotel yang dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19, di Hotel Yasmin, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (14/9/2020). Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadikan Hotel Yasmin menjadi rumah singgah bagi pasien OTG (orang tanpa gejala) COVID-19 akibat terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang dan perubahan status Kabupaten Tangerang menjadi zona merah. ANTARA FOTO/Fauzan
Foto: ANTARA/Fauzan
Anggota TNI mengoperasikan mobil gunners spraying saat penyemprotan cairan disinfektan di hotel yang dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19, di Hotel Yasmin, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (14/9/2020). Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadikan Hotel Yasmin menjadi rumah singgah bagi pasien OTG (orang tanpa gejala) COVID-19 akibat terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Tangerang dan perubahan status Kabupaten Tangerang menjadi zona merah. ANTARA FOTO/Fauzan

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG--Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis mengatakan, tingkat okupansi tempat tidur bagi pasien Covid-19 kategori orang tanpa gejala (OTG) di tempat isolasi Hotel Yasmin mencapai 90 persen. "Okupansinya sekitar 90 persen, dari 120 kamar itu," tutur Muchlis saat dihubungi, Senin (12/10). 

Pergerakan pasien OTG yang isolasi di Hotel Yasmin, kata Muchlis, terbilang masih tinggi, namun cenderung melandai dibandingkan sekitar sebulan yang lalu. "Awal-awal okupansinya 100 persen, sekarang sudah turun ke 90 persen, tapi kita tetap persiapkan kamar," terangnya. 

Menurut catatannya, Hotel Yasmin yang telah digunakan sebagai tempat isolasi OTG mulai 17 September 2020, sampai 12 Oktober 2020 mencatatkan ada 450 pasien yang dirawat di tempat itu. "25 hari operasional ada sekitar 450-an yang positif sudah dirawat di situ. Yang masuk dan pulang ya," kata dia. 

Muchlis menjelaskan, seiring dengan tingkat hunian tempat tidur pasien OTG yang makin penuh, pihaknya menyiapkan tambahan tempat tidur. "Sampai saat ini tower depan masih memungkinkan untuk ditempatkan, jadi nanti kalau penuh bisa (digunakan), sudah ready," kata dia. Adapun jumlah kamar tambahan yang sudah disiapkan itu sebanyak 120 kamar. 

Muchlis melanjutkan, pihaknya menyiapkan kamar tambahan di Hotel Yasmin seiring dengan pemeriksaan swab test atau tes usap yang masih masif nantinya. "Kalau memang ke depan pemeriksaan PCR nya ditambah kapasitasnya dua kali lipat, jadi kita sudah sediakan tempat untuk isolasi," katanya. 

Dia menambahkan, pihaknya tidak menambah tempat isolasi di tempat lain karena di Hotel Yasmin terbilang masih cukup untuk dimasuki pasien-pasien Covid kategori OTG. "Di Hotel Yasmin moga-moga cukup," jelasnya. 

Diketahui, selain menyediakan tempat isolasi OTG di Hotel Yasmin, Pemkab Tangerang juga memiliki tiga rumah sakit rujukan bagi pasien bergejala, terdiri dari satu RS rujukan nasional dan dua RS rujukan provinsi. Selain itu juga ada 23 RS lainnya yang memiliki ruang isolasi. 

Muchlis menyebut saat ini tingkat okupansi ruang ICU di wilayah Kabupaten Tangerang mencapai 85 persen, sementara itu ruang isolasi secara umum bagi pasien bergejala di RS-RS rujukan itu sekitar 75 persen. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement