Rabu 14 Oct 2020 09:42 WIB

Total Pasien Sembuh di Sorong 1.270 Orang

Jumlah kasus Covid-19 di Kota Sorong paling banyak di wilayah Provinsi Papua Barat

Seorang dokter jaga Karantina dr.Ari (kanan) menyerahkan rangkaian bunga sebagai tanda terima kasih kepada pasien yang sembuh dari COVID-19 di Balai Diklat Kampung Salak, Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (11/6/2020)
Foto: Antara/Olha Mulalinda
Seorang dokter jaga Karantina dr.Ari (kanan) menyerahkan rangkaian bunga sebagai tanda terima kasih kepada pasien yang sembuh dari COVID-19 di Balai Diklat Kampung Salak, Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (11/6/2020)

REPUBLIKA.CO.ID, SORONG--Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat menyatakan bahwa sebanyak 730 pasien positif Covid-19 di kota itu dinyatakan sembuh sehingga total pasien sembuh menjadi 1.270 orang. "Berdasarkan data yang diterima dari tim surveilans Gugus Tugas ada sebanyak 730 pasien dinyatakan sembuh," kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku di Sorong, Rabu (14/10).

Ia menjelaskan dengan penambahan 730 pasien sembuh tersebut sehingga total pasien sembuh naik menjadi 1.280 dengan persentase93, 9 persen. "Selain pasien sembuh, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 24 spesimen semuanya dinyatakan positif Covid-19 sehingga total kasus positif naik menjadi 1.352 kasus," katanya.

Selain itu, menurut data GTPP dalam pekan ini ada satu orang pasien terkonfirmasi meninggal dunia sehingga total 20 pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi COVID-19di Kota Sorong.

Ruddy menjelaskan bahwa jumlah kasus Covid-19 di Kota Sorong paling banyak di wilayah Provinsi Papua Barat, di mana pada umumnya disebabkan oleh transmisi lokal.

Ia kembali mengingatkan warga supaya disiplin menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penularan penyakit itu. Seperti memakai masker, menjaga jarak di tempat keramaian dan mencuci tangan dengan sabun. "Penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona adalah tanggung jawab bersama. Rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga," kata Ruddy Rudolf Lakku.

 

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement