Selasa 20 Oct 2020 14:59 WIB

Baznas Sulut Ingatkan Umat Bayar Zakat Saat Pandemi

Membayar zakat kini lebih mudah secara daring.

Baznas Sulut Ingatkan Umat Bayar Zakat Saat Pandemi. Pertumbuhan Zakat Digital Meningkat di Masa Pandemi. Foto ilustrasi.
Foto: Tahta Aidilla/Republika
Baznas Sulut Ingatkan Umat Bayar Zakat Saat Pandemi. Pertumbuhan Zakat Digital Meningkat di Masa Pandemi. Foto ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Utara (Sulut) terus mengingatkan umat untuk membayar zakat kendati di tengah pandemi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 yang berlangsung hingga saat ini.

"Meskipun saat ini, kita dihadapkan dengan pandemi Covid-19, namun menjadi kewajiban kami untuk mengingatkan agar umat tetap membayar zakat," kata Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan, Selasa (20/10).

Baca Juga

Dia mengatakan, saat ini untuk membayar zakat sangat mudah, yakni bisa dilakukan secara dalam jaringan (daring) saja dan banyak aplikasi yang bisa digunakan. Abid mengatakan saat ini untuk membayar zakat secara daring atau memanfaatkan layanan digital sehingga tidak perlu keluar rumah dan bertemu dengan banyak orang.

"Sehingga, meski di masa pandemi mari kita jalankan rukun Islam tersebut," kata Abid.

Dia mengatakan adanya pandemi Covid-19 bukan merupakan penghalang untuk membayar zakat. Justru pada saat yang seperti ini pengumpulan zakat harus lebih ditingkatkan lagi.

Ia menilai upaya ini bertujuan agar zakat dapat segera terdistribusikan kepada mustahik (orang yang berhak menerima zakat) lebih cepat. "Maka sangat diharapkan untuk segera dibayar dengan tujuan dapat segera membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Ia menyatakan jumlah fakir miskin telah meningkat secara signifikan saat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, peran zakat menjadi semakin penting, demikian juga cara penyaluran atau pendistribusiannya.

Penyaluran zakat saat pandemi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana penyaluran zakat pada saat ini harus memperhatikan syariat dan protokol kesehatan Covid-19.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement