15 Rabiul Akhir 1442

Begini Cara Berwisata ke Mesir di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa , 27 Oct 2020, 06:42 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Sebuah sarkofagus Raja Tutankhamun dipajang di Museum Barang Antik Mesir.
Foto : google.com/EPA
Sebuah sarkofagus Raja Tutankhamun dipajang di Museum Barang Antik Mesir.

IHRAM.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, Bandara di seluruh Mesir dibuka kembali pada hari Rabu lalu. Penerbangan komersial internasional diizinkan masuk dan keluar negara itu.

Sebelumnya, perjalanan ke Mesir telah dibatasi sejak bandara ditutup pada Maret semenjak pandemi Covid-19 merebak. Namun dalam upaya untuk memulai kembali industri pariwisata, pihak berwenang sekali lagi menyambut penerbangan penumpang internasional di bandara di seluruh negeri.

Jika Anda berencana berkunjung, Anda mungkin tertarik untuk mengetahui bahwa Mesir telah dianugerahi 'Stempel Perjalanan Aman' oleh Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia. Sertifikasi ini diberikan pada destinasi yang telah mengadopsi protokol baru untuk melindungi kesehatan para pelancong.

Egypt has received a Safe Travels Stamp  - the certification is given to destinations where hotels and attractions have introduced safety measures to protect travellers health. 

  • Keterangan foto: Hotel di Mesir.

 

Seperti dilansir laman thenationalnews.com, Mesir juga memiliki beberapa insentif wisata baru. Pengunjung yang menuju ke Laut Merah, Sinai Selatan, Matrouh, Luxor, dan Aswan sekarang dibebaskan dari pembelian visa. Sebaliknya, para pelancong ini akan diberikan visa pariwisata gratis selama 15 hari pada saat kedatangan. Semua turis lain masih harus mengajukan visa yang relevan.

Aturan apa yang diberlakukan di bandara Mesir?

Social distancing measures are in place at airports across Egypt. Flickr / Hernan Pinera

  • Keterangan foto: Tindakan jarak sosial diberlakukan di bandara di seluruh Mesir. Flickr / Hernan Pinera

Semua penumpang yang tiba di Mesir harus mengisi pernyataan perjalanan dan memiliki asuransi kesehatan internasional yang berlaku selama masa tinggal mereka. Mulai 15 Agustus, semua orang asing juga harus menunjukkan hasil tes Covid-19 negatif negatif yang diambil tidak lebih dari 72 jam sebelum tiba di negara itu.

Di Bandara Internasional Kairo, hub utama negara itu, masker wajah adalah wajib dan papan nama jarak sosial telah dipasang untuk membantu wisatawan menghormati langkah-langkah keamanan. Protokol serupa diberlakukan di semua bandara lain saat operasi dilanjutkan secara bertahap.

EgyptAir, maskapai penerbangan nasional negara, akan mengangkut sekitar 2.000 penumpang pada 14 penerbangan internasional pada hari pertama penerbangan komersial dilanjutkan.

Wisatawan yang tiba juga harus mengharapkan pemeriksaan suhu pada saat kedatangan.

Tas penumpang akan didisinfeksi sebelum dimasukkan ke dalam konveyor bagasi untuk diambil, jadi mungkin ada waktu tunggu tambahan.

Maskapai penerbangan mana yang terbang ke Mesir?

 

EgyptAir is flying to several international destinations from July 1. Courtesy EgyptAir

  • Keterangan foto: EgyptAir terbang ke beberapa tujuan internasional mulai 1 Juli. (fotO: Courtesy EgyptAir)

Beberapa maskapai penerbangan terbang langsung ke Mesir dari UEA. Emirates telah melanjutkan penerbangan ke Kairo mulai Rabu, 1 Juli, dan akan mengoperasikan layanan harian ke ibu kota Mesir. Tarif pulang-pergi ekonomi mulai dari Dh 2.225.

Flydubai terbang langsung dari Dubai ke Alexandria, dengan tiga penerbangan per minggu. Tarif pulang pergi untuk perjalanan empat jam. Tarif  mulai dari Dh1.990 di kelas ekonomi.

Dari Sharjah, Air Arabia terbang ke Alexandria dan Kairo. Penerbangan pulang-pergi ke Borg El Arab. tarip mulai dari Dh1.855, sedangkan tarif ke ibu kota Mesir mulai dari Dh1.200.

Etihad akan melanjutkan penerbangan ke Kairo dari Abu Dhabi mulai Kamis, 16 Juli.

EgyptAir terbang dari Kairo ke Sharjah, Dubai dan Abu Dhabi, dan dari Alexandria ke Dubai dan Abu Dhabi. Wisatawan yang tiba dengan penerbangan EgyptAir bisa mendapatkan diskon 20 persen untuk harga masuk ke beberapa situs arkeologi dan museum di negara tersebut.