Arab Saudi Sambut Kedatangan Jemaah Umrah Asing

Senin , 02 Nov 2020, 06:17 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Esthi Maharani
Calon Jamaah umroh merapikan koper miliknya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (1/11). Ratusan jamaah diberangkatkan ke tanah suci pada Ahad (1/11). Hal ini merupakan pemberangkatan perdana setelah umroh ditutup pada februari akibat pandemi Covid-19.
Calon Jamaah umroh merapikan koper miliknya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (1/11). Ratusan jamaah diberangkatkan ke tanah suci pada Ahad (1/11). Hal ini merupakan pemberangkatan perdana setelah umroh ditutup pada februari akibat pandemi Covid-19.

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi menyambut kedatangan gelombang pertama jamaah umroh asing pada Ahad (1/11). Setelah penangguhan umroh selama berbulan-bulan, Saudi memutuskan membuka kembali umroh secara bertahap sejak Oktober lalu.

 

Terkait

Ini merupakan pembukaan tahap ketiga yang dilakukan kerajaan. Setelah dua tahap sebelumnya, Kerajaan mengkonfirmasi bahwa tidak ada penyebaran virus corona pada jemaah.

Pada fase ketiga ini, pembatasan yang dilonggarkan sebanyak 20 ribu jamaah asing akan diizinkan memasuki Masjidil Harom dan Masjid Nabawi. Para jemaah juga akan diizinkan untuk sholat di dua Masjid Suci tersebut dan mengunjungi Rawdah di Masjid Nabawi di Madinah, kamar tempat Nabi Muhammad dimakamkan.

"Tindakan pencegahan diterapkan untuk memastikan keamanan semua pengunjung," kata Juru bicara Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dilansir dari English Alabiya, Senin (2/11).

Selain itu, langkah-langkah jarak sosial juga akan diberlakukan setiap saat untuk mencegah penumpukan dan keramaian. Halaman masjid akan selalu dibersihkan berulang kali sepanjang hari dengan menggunakan lebih dari 2.500 liter sterilisasi ramah lingkungan.

"Tim medis ditempatkan di beberapa titik di sekitar halaman, juga ruang isolasi dan pemeriksaan medis untuk dugaan kasus virus corona," tambah juru bicara.

Arab Saudi berencana secara bertahap mengurangi pembatasan dalam beberapa bulan mendatang. Apabila Kementerian Haji dan Umrah dan Kementerian Kesehatan telah menimbang bahwa umroh fase ketiga ini aman untuk dilakukan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini