Rabu 04 Nov 2020 17:43 WIB

Dua Muslimah Kembali Menang Duduki Kongres AS

Rashida Tlaib menyusul Ilhan Omar yang mempertahankan posiisinya di kongres.

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah
Anggota kongres Amerika Serikat (AS), Rashida Tlaib.
Foto: AP Photo/Paul Sancya
Anggota kongres Amerika Serikat (AS), Rashida Tlaib.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Rashida Tlaib mengikuti jejak Ilhan Omar sebagai Muslimah yang berhasil mempertahankan jabatannya di House of Representative. Bersama Omar dari Minnesota, Tlaib menjadi perempuan Muslim pertama yang duduk di kursi Kongres pada tahun 2018 lalu.

Pada Rabu (4/11) Middle East Eye melaporkan Tlaib berhasil mengalahkan lawannya dari Partai Republik David Dudenhoefer yang berhasil mengumpulkan dana kampanye sebesar 1 juta dolar. Ia mengkritik dengan keras jumlah uang yang dikumpulkan Dudenhoefer.

Baca Juga

"Anda tahu saya pikir itu membakar uang orang rasis," katanya pada Metro Times pada awal bulan ini.

Seperti Tlaib, di Michigan Omar juga berhasil mengalahkan Lacy Johnson yang mengumpulkan banyak dana kampanye. Berbagai pihak mengucapkan selamat atas keberhasilan dua perempuan muslim itu mempertahankan kursi mereka di Kongres.

"Setiap hari Rashida Tlaib menunjukkan pada kami apa yang mungkin, ketika kami menolak untuk menyerah, Mazel tov atas kemengan Anda Representative Rashida Tlaib," kata organisasi Jewish Voice for Peace.    

Kelompok pemuda Yahudi progresif, IfNotNow, juga mengucapkan selamat pada kemenangan Tlaib. Organisasi itu mengatakan akan terus mendukung perjuangan Tlaib dalam mendorong kebebasan Palestina dan melawan anti-Semitisme.

"Kami telah mendukung Anda pada periode pertama dan kami menantikan untuk mendukung Anda dalam perjuangan kebebasan Palestina dan melawan anti semit," cicit kelompok tersebut di Twitter.

Dalam wawancaranya dengan Middle East Eye pekan ini, Tlaib mengatakan di periode kedua masa jabatannya ia akan fokus meloloskan undang-undang bantuan Covid-19. Ia mengatakan masyarakat minoritas menjadi kelompok yang paling terdampak pandemi.

"Kami harus memahami dampak dan daya rusak pandemi lakukan terhadap masyarakat seperti saya, saya juga ingin memulainya dengan paket bantuan Covid yang memberikan bantuan dana ke masyarakat secara bertahap," kata Tlaib yang berasal dari Detroit, salah satu distrik termiskin di AS.

Anggota Kongres itu juga berjanji akan melanjutnya advokasinya terhadap hak asasi manusia masyarakat Palestina, meski terpaksa menghadapi perlawanan dari anggota partainya sendiri.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement