3 Syawwal 1442

Jihad Kaum Wanita dan Lansia Itu Tunaikan Haji dan Umroh

Kamis , 05 Nov 2020, 14:09 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Subarkah
Calon Jamaah umroh berjalan menuju pintu keberangkatan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (1/11). Ratusan jamaah diberangkatkan ke tanah suci pada Ahad (1/11). Hal ini merupakan pemberangkatan perdana setelah umroh ditutup pada februari akibat pandemi Covid-19.
Calon Jamaah umroh berjalan menuju pintu keberangkatan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (1/11). Ratusan jamaah diberangkatkan ke tanah suci pada Ahad (1/11). Hal ini merupakan pemberangkatan perdana setelah umroh ditutup pada februari akibat pandemi Covid-19.

IHRAM.CO.ID, IHRAM.CO.ID,  JAKARTA-- Pada awal-awal penyebaran Islam, setiap umat Islam diwajibkan pergi ke medan perang untuk berjihad. Bagi wanita dan orang lanjut usia (lansia) jihadnya adalah menunaikan ibadah haji dan umrah. 

Aisyah berkata, "Aku telah meminta izin kepada Rasulullah SAW untuk ikut sarcoma maka Rasulullah SAW bersabda, "Jihad bagi kalian adalah menunaikan haji."

 

Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al Kandahlawi dalam kitabnya Fadilah Haji menerangkan, bahwa selain hadis di atas ada juga hadis lain seperti dikutip dapam kitab Misykat disebutkan bahwa Aisyah bertanya kepada Rasulullah SAW "Apakah jihad juga wajib atas kaum wanita?" Rasulullah SAW menjawab, ya wajib atas kaum wanita jihad yang di dalamnya tidak ada peperangan, dan itu adalah haji dan umroh."

 

Di kutip dalam kitab Targhib bahwa Husain r.a berkata, "Suatu ketika ada seseorang yang datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, "Ya Rasulullah, saya ini orang yang lemah dan tidak punya keberanian." 

 

Rasulullah SAW bersabda "Kemarilah, akan aku tunjukkan kepadamu satu jenis jihad yang didalamnya tidak ada duri yang menusukay (yakini tidak akan terluka sedikitpun) dan itu adalah haji."

 

Masih dikutip dalam kita Targhib bahwa ada sebuah hadis yang lain menyebutkan bahwa Aisyah  bertanya. "Ya Rasulullah kami melihat bahwa jihad adalah amalan yang paling utama. Boleh kami kaum wanita ikut berjihad? "Rasulullah SAW menjawab, "Bagi kalian, jihad yang paling utama adalah haji yang mabrur."

 

Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "jihadnya orang yang sudah tua dan lemah, dan juga wanita adalah Haji putih hadis yang lain menyebutkan bahwa jihadnya anak kecil, orang yang sudah tua renta, orang yang lemah dan wanita adalah haji dan umroh.

 

Sabda Sabda semacam ini kata Syekh Maulana banyak terdapat di dalam kitab-kitab hadis. Selain itu ada hadis yang menyebutkan bahwa pada saat haji Wada Rasulullah SAW bersabda kepada para wanita, "haji yang kalian kerjakan ini sudah cukup untuk kalian, setelah ini tinggallah di rumah rumah kalian petik" karena habis inilah sebagai ummahatul mukminin Saudah radhiallahu anhuma tidak pergi berhaji setelah itu.

 

Maka berkata "jika kami mendengar sendiri habis ini dari Rasulullah SAW; mana mungkin kami berani keluar dari rumah untuk pergi haji?" Akan tetapi, istri-istri Rasulullah SAW yang lain, dengan berpegang pada hadis yang pertama masih saja pergi untuk Haji dan umrah.

 

 

 

widget->kurs();?>