Rabu 11 Nov 2020 18:10 WIB

Indonesia Laporkan 3.779 Kasus Baru Covid-19

Kasus Covid-19 Indonesia menjadi 444.348 orang.

Pengunjung beraktivitas di dekat kios yang dikontrakan di Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Rabu (11/11). Berdasarkan data dari Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hampir 60 persen atau 5.200 kios di Pasar Baru sudah tidak beroperasi atau dikontrakan bahkan dijual imbas dari pandemi Covid-19. Foto: Abdan Syakura/Republika
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pengunjung beraktivitas di dekat kios yang dikontrakan di Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bandung, Rabu (11/11). Berdasarkan data dari Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hampir 60 persen atau 5.200 kios di Pasar Baru sudah tidak beroperasi atau dikontrakan bahkan dijual imbas dari pandemi Covid-19. Foto: Abdan Syakura/Republika

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia melaporkan 3.779 kasus baru Covid-19 pada Selasa, sehingga total kasus seluruhnya menjadi 444.348 orang.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kasus sembuh bertambah 3.475 orang menjadi 375.471 orang.

“Kasus meninggal bertambah 72 orang menjadi 14.761 orang,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual pada Selasa (10/10) seperti dikutip Anadolu Agency.

Kasus aktif berjumlah 53.846 orang atau 12,1 persen dari total seluruh kasus. Jakarta melaporkan 1.013 kasus baru, dengan total kasus sebanyak 113.756 orang.

Jawa Barat mencatat 748 kasus baru, Jawa Tengah sebnyak 680 kasus baru, dan Jawa Timur sebanyak 272 kasus.

Wiku mengatakan jumlah kasus baru mingguan pada 2-8 November 2020 meningkat 8,2 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Padahal pada 1 November, Satgas Covid-19 melaporkan ada penurunan kasus positif sebesar 17 persen selama seminggu.

“Tren penurunan kasus minggu lalu ternyata diakibatkan testing yang menurun,” ujar Wiku.

Sedangkan pada sepekan terakhir, Wiku menuturkan penambahan kasus yang signifikan terpusat di wilayah Jawa dan Kalimantan.

Selain itu, Satgas Covid-19 juga mencatat angka kematian meningkat 3,6 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Angka kematian tertinggi selama sepekan terakhir terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Selatan, Banten, dan Sumatra utara.

Sedangkan penambahan kasus sembuh melambat 6,7 persen dalam sepekan terakhir.

“Sudah tiga minggu berturut-turut penambahan kasus sembuh kita melambat. Ini memprihatinkan karena seharunya bisa kita tingkatkan,” ujar dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement