Kamis 26 Nov 2020 11:53 WIB

Berkunjung ke Sakhrat Antarah

Berkunjung ke Sakhrat Antarah.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Berkunjung ke Sakhrat Antarah
Foto: Arab News
Berkunjung ke Sakhrat Antarah

IHRAM.CO.ID, UYUN AL-JIWA -- Batu besar yang berdiri tegak di Uyun Al-Jiwa, Arab Saudi, secara luas dikenal sebagai Sakhrat Antarah (batu Antarah).

Batu ini dikabarkan menjadi tempat di mana seorang ksatria, petualang, dan penyair terkenal bernama Antarah bin Shaddad bertemu dengan kekasihnya, Ablah. Batu tersebut juga dikenal sebagai Batu Kekasih.

Baca Juga

Situs yang berlokasi di barat laut Qassim itu dihuni oleh suku Abs yang berasal dari suku asli Shaddad. Suku ini merupakan salah satu yang tertua dan paling terkenal di kawasan itu.

Dilansir di Arab News, Kamis (26/11), Suku Abs terkenal luas dengan kecakapan berdagang dan pekerja keras. Mereka merupakan orang-orang yang jujur dan setia.

Meski hanya berjarak 30 kilometer dari Buraidah, masyarakat Uyun Al-Jiwa memiliki dialek yang berbeda dengan mereka yang tinggal di wilayah Qassim.

Uyun Al-Jiwa secara lokal disebut sebagai "oasis yang dirayakan oleh penyair Arab". Julukan ini diberikan sehubungan dengan signifikansi historisnya dalam beberapa koleksi puisi yang dikenal sebagai "odes yang ditangguhkan" atau Mu'allaqat.

Shaddad, yang namanya masih bergema melalui kurikulum sekolah dan pendongeng, sering menulis tentang cintanya, Ablah. Dalam salah satu karyanya yang paling terkenal, “The Poem of Antar,” dia menyebutkan Uyun Al-Jiwa sebagai tempat tinggal Ablah.

Dia menuliskan, “Oh rumah Ablah yang terletak di Jiwa, bicarakan dengan saya tentang mereka yang tinggal di kamu. Selamat pagi untukmu, hai kaum Ablah, dan selamat dari kehancuran”.

Batu itu telah bertahun-tahun menjadi monumen bagi orang Saudi dan pengunjung dari negara-negara Arab untuk kisah romantis yang populer. Mantan Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Saudi (SCTH) atau Kementerian Pariwisata, memberikan tampilan baru dan membantu memulihkannya pada 2019. Tim khusus menggunakan teknologi terbaru untuk mengawetkan prasasti di batu dan membersihkannya.  

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement