12 Jumadil Akhir 1442

Model Mesir Ditangkap Karena Pemotretan Piramid

Rabu , 02 Dec 2020, 07:48 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Muhammad Subarkah
Model Salma al-Shimi dalam sebuah foto di depan situs Saqqara di Mesir,
Foto : Screengrab/Twitter
Model Salma al-Shimi dalam sebuah foto di depan situs Saqqara di Mesir,

IHRAM.CO.ID, KAIRO – Foto dari seorang model Mesir telah memicu perdebatan sengit di media sosial. Mereka dijuluki sebagai provokatif dan ofensif oleh media Mesir. Pihak berwenang Mesir menangkap mereka.

Rangkaian foto hasil jepretan fotografer Houssam Mohammad menunjukkan model Salma al-Shimi mengenakan aksesoris khas Firaun. Shimi terlihat mengenakan gaun sambil berpose di atas lutut di situs pekuburan Saqqara terletak 30 km selatan Kairo.

Pakaian model tersebut memicu banyak reaksi. Beberapa pengguna Twitter menganggap gambar tersebut tidak menghormati situs kuno tempat pemotretan dilakukan. Misal pengguna Twitter @Allaa43581633.

“Kita tidak perlu telanjang untuk menunjukkan keindahan barang antik kita atau untuk menarik wisatawan. Wisatawan mencari kenyamanan dan pelayanan,” tulis @Allaa43581633 dalam unggahan tweetnya, dilansir Middle East Eye, Rabu (2/12).

Surat kabar Mesir Youm7 melaporkan pada Selasa, fotografer itu telah ditangkap. Sementara itu, surat kabar pekanan Akhbar el-Youm melaporkan pada Selasa, Shimi telah hadir di depan jaksa penuntut umum.

Dia keberatan atas semua tuduhan terhadapnya dengan alasan bahwa tujuannya adalah untuk mempromosikan pariwisata bukan menyinggung Mesir. Shimi dilaporkan dia tidak mengetahui terkait pemotretan di situs arkeologi tanpa izin itu tidak diizinkan.

Setelah heboh di media sosial, pada Selasa kemarin, sebuah sumber pengadilan di Mesir sudah fotografer dan moedel itu telah dibebaskan. Dia mengatakan pasangan itu dituduh "mengambil foto tanpa izin di situs arkeologi Saqqara". Mereka dibebaskan dengan jaminan masing-masing 500 pound Mesir ($ 32) sambil menunggu hasil penyelidikan.

Publikasi milik negara Akhbar el-Youm melaporkan pada hari Selasa bahwa Shimi telah muncul di depan jaksa penuntut umum dan telah keberatan dengan semua tuduhan yang dibuat terhadapnya. Ia beralasan bahwa tujuannya adalah untuk mempromosikan pariwisata daripada menyinggung Mesir.