Makanan Bayi Halal Inggris Donasi 50 Ribu Makanan

Rabu , 02 Dec 2020, 12:44 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Ani Nursalikah
Makanan Bayi Halal Inggris Donasi 50 Ribu Makanan. Ilustrasi Kaki Bayi
Makanan Bayi Halal Inggris Donasi 50 Ribu Makanan. Ilustrasi Kaki Bayi

IHRAM.CO.ID, LONDON -- Sebuah perusahaan makanan bayi halal mendonasikan 50 ribu makanan bayi ke Fare Share. Produk dengan nama 'For Aisha' ini telah menghasilkan berbagai resep halal yang juga bebas susu dan gluten.

 

Terkait

"Dalam kondisi saat ini, menjadi semakin jelas betapa pentingnya membantu orang-orang di sekitar kita. Kami memiliki kepercayaan untuk menyumbang sesuatu kepada komunitas maupun mereka yang paling membutuhkan," ujar perusahaan tersebut dilansir di Asian Image, Rabu (2/12).

Baca Juga

Sebanyak 50 ribu bantuan diberikan oleh perusahaan tersebut, berupa kantong makanan bayi maupun paket makanan balita Aisha melalui Fare Share. Fare Share merupakan badan amal redistribusi makanan terbesar di Inggris.

Badan amal ini berusaha menyediakan cukup makanan untuk hampir satu juta orang yang rentan setiap minggunya. Lembaga ini juga telah mendukung hampir 11 ribu badan amal dan kelompok komunitas.

Perusahaan menambahkan, baru-baru ini pihaknya diberi kesempatan untuk bekerja dengan yayasan Myriad. Dengan kerja sama ini, diharap akan ada lebih banyak makanan yang disumbangkan.

Myriad adalah yayasan yang berbasis di Manchester. Yayasan ini bekerja sangat keras membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai inisiatif yang dirancang. Mereka juga disebut telah mendirikan dapur umum, bank makanan, pusat komunitas, maupun secara individu mendukung penduduk yang berada di rumah yatim piatu atau fakir miskin.

"Selama beberapa tahun terakhir, kami telah mendukung organisasi amal lainnya di Inggris dan juga di luar negeri, seperti; Heart Research UK, Lincs2Nepal, dan The Serendipity Foundation of Sri Lanka. Kami sangat berterima kasih kepada organisasi luar biasa ini yang tanpa pamrih membantu orang lain pada saat dibutuhkan," kata perusahaan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini