Menelusuri Jejak Islam di Amerika Lewat Masjid

Selasa , 15 Dec 2020, 15:02 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Esthi Maharani
Masjid-masjid telah berdiri di Amerika Serikat sejak 1900-an.
Masjid-masjid telah berdiri di Amerika Serikat sejak 1900-an.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Ajaran agama Islam tersebar sampai pelosok dunia. Di Amerika pun, terdapat jejak persebaran agama Islam dari empat masjid tertua. Bahkan ada yang berusia 112 tahun. Ini mencerminkan komunitas Muslim sudah berkembang sejak berabad-abad lalu di benua Amerika.

 

Terkait

Berikut empat masjid Amerika bersejarah yang mengungkap kisah Muslim Amerika, dilansir About Islam, Selasa (15/12).

1. Masjid Muslim Brooklyn, New York City

Masjid tertua di Amerika terletak di jalan yang tenang di Washington Heights, Brooklyn, New York City. Masjid ini terdiri dari dua lantai akhir abad ke-19 yang dilapisi bilah kayu putih vertikal. Komunitas masjid didirikan pada 1907 oleh Muslim kulit putih dari negara-negara Baltik di Lituania, Polandia, dan Belarusia. Komunitas etnis Tatar berkumpul untuk membeli bekas gereja pada 1927, sebelum membuatnya terlihat seperti masjid yang mereka tinggalkan di Baltik. Yakni sebuah bangunan kayu kecil dengan menara kecil berornamen di atasnya.

“Masjid ini adalah tempat yang penting bagi Tatar yang bermigrasi ketika mereka datang ke New York,” kata Wakil Presiden Masjid, Alyssa Ratkewitch.

2. Masjid Dakota Utara, Ross

Masjid Dakota Utara terletak di tempat terpencil, tepatnya di sudut barat laut negara bagian itu dekat  dengan perbatasan Kanada. Masjid ini dibangun kembali pada 2005 sebagai monumen bagi komunitas Lebanon dan Suriah asli yang mendirikan sebuah masjid di sini pada 1929. Struktur bangunnya adalah bata persegi sederhana dengan empat menara tiruan tipis dan kubah tembaga sentral kecil. Penampakan masjid sekarang tidak terlihat seperti masjid aslinya, yang dirobohkan pada 1979 lalu.