Pembangunan Lima Menara di Masjid Al-Haram Hampir Rampung

Rabu , 16 Dec 2020, 14:31 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Esthi Maharani
Proyek pembangunan menara jam tertinggi di dunia yang juga kompleks pertokoan dan apartment dengan latar belakang Masjidil Haram.
Proyek pembangunan menara jam tertinggi di dunia yang juga kompleks pertokoan dan apartment dengan latar belakang Masjidil Haram.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci mengungkapkan, hampir setengah dari pekerjaan pembangunan lima menara di Masjid al-Haram di Makkah telah rampung. Pembangunan menara masjid sedang dilakukan sebagai bagian dari tahap akhir dari perluasan terbesar Masjid al-Haram yang pernah ada.

 

Terkait

Menurut laporan di Al-Arabiya.net, lebih dari 45 persen dari pekerjaan konstruksi dari dua menara Gerbang Raja Abdulaziz, gerbang utama Masjid al-Haram, telah selesai. Sementara dua menara Gerbang Umrah dan satu menara Gerbang Al-Fatah telah selesai dikerjakan selama periode penangguhan umrah dan ibadah sholat di Masjid al-Haram saat pandemi virus corona.

Direktur jenderal Departemen Umum Proyek di kepresidenan, Ammar Al-Ahmadi, mengatakan bahwa lembaga studi proyek dan teknik di kepresidenan, diwakili oleh Departemen Umum Proyek, telah memperkuat sistem pengawasan lapangan dari pekerjaan konstruksi tersebut. Pihaknya memanfaatkan rendahnya jumlah pengunjung dan jamaah umrah selama periode pandemi ini.

Ia menuturkan, persentase penyelesaian pekerjaan konstruksi di dua menara Gerbang Raja Abdulaziz mencapai 45,15 persen, dan penyelesaian pekerjaan marmer di pilar dan dinding mencapai 90 persen dan pemasangan atap gerbangnya mencapai 80 persen.

"Soal menara Umroh persentase penyelesaiannya 42,38, sedangkan pemasangan tiang bundar dan persegi mencapai 15 persen dan pekerjaan finishing dari marmer di pilar dan dinding mencapai 40 persen. Selanjutnya, pekerjaan Menara Al-Fatah Gate diselesaikan sebesar 37,12 persen," katanya, dilansir di Saudi Gazette, Rabu (16/12).

Al-Ahmadi mengatakan, departemen memanfaatkan rendahnya jumlah jamaah selama masa penangguhan umrah dalam mengawasi sejumlah proyek secara bersamaan. Yang paling menonjol di antaranya adalah atap gedung mataf dengan penyelesaian atap lantai mataf sebanyak 43 persen, lantai dasar 20 persen, dan lantai satu empat persen.

Pekerjaan konstruksi di Ismail Gate mencapai 36,4 persen pada fasad selatan, dimana pemasangan beton pracetak mencapai 100 persen sedangkan pekerjaan fasad marmer mencapai 25 persen. Sedangkan pekerjaan konstruksi pada fasad utara diselesaikan 36,74 persen dengan pemasangan beton pracetak dan pengerjaan marmer di fasad-fasad masing-masing mencapai 100 persen dan 40 persen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini