Saudi: Lebih dari 500 Ribu Orang Terdaftar Vaksin Covid-19

Jumat , 25 Dec 2020, 15:46 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Esthi Maharani
Arab Saudi memulai kampanye vaksinasi terbesar melawan Covid-19. Untuk mendukungnya, Menteri Kesehatan Tawfiq Al-Rabiah telah menjadi orang pertama di Arab Saudi yang menerima vaksin tersebut.
Arab Saudi memulai kampanye vaksinasi terbesar melawan Covid-19. Untuk mendukungnya, Menteri Kesehatan Tawfiq Al-Rabiah telah menjadi orang pertama di Arab Saudi yang menerima vaksin tersebut.

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kementerian Kesehatan Saudi menyatakan total individu yang mendaftar melalui Aplikasi "Sehaty" untuk vaksin Covid-19 mencapai 500.178 orang. Jumlah ini terus mengalami peningkatan sejak pendaftaran dibuka pada Selasa (15/12) lalu.

 

Terkait

Kemenkes mendesak semua pihak untuk mendaftar dan menerima vaksin Covid-19. Hal ini diperlukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan mereka, serta melindungi diri dari infeksi virus tersebut.

Dilansir di Riyadh Daily, Kamis (24/12), Kementerian disebut telah memastikan keamanan dan kemanjuran vaksin. Pihaknya juga menyebut telah melihat terjadinya respon imun yang kuat dan antibodi yang terus menerus meningkat setelah menerima vaksin tersebut.

Selanjutnya, Kemenkes juga mengumumkan vaksinasi akan dilakukan dalam tiga tahap. Masing-masing tahap memiliki kelompok sasaran yang berbeda.

Diberitakan sebelumnya, Arab Saudi telah memulai kampanye vaksinasi terbesar melawan Covid-19. Untuk mendukung rencana itu, Menteri Kesehatan Tawfiq Al-Rabiah telah menjadi orang pertama di Arab Saudi yang menerima vaksin tersebut.

"Kami ingin memberikan dosis (vaksin) untuk semua," katanya setelah menerima suntikan dikutip di Saudi Gazette, Jumat (18/12).

Program vaksinasi yang digalakkan pemerintah ini bersifat gratis, namun opsional dan tidak wajib. Menteri juga menambahkan, setelah menerima vaksin dari pusat vaksinasi pertama, penambahan pusat vaksin akan dilakukan di semua wilayah Saudi. Hingga kini, pusat vaksinasi itu diketahui telah memiliki sekitar 550 klinik vaksinasi.

“Selama sembilan bulan terakhir, saya telah mengikuti dengan perhatian jumlah infeksi, dan hari ini saya akan mulai menindaklanjuti jumlah mereka yang menerima vaksinasi,’’ lanjutnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini