Selasa 29 Dec 2020 21:28 WIB

Enam Pasien Positif Covid-19 di Lampung Meninggal Dunia

Keenam pasien tersebut berasal dari tiga kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Teguh Firmansyah
virus corona (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
virus corona (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Enam pasien positif Covid-19 di Lampung meninggal dunia pada Selasa (29/12). Keenam pasien tersebut berasal dari tiga kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung dr Reihana mengatakan, dari enam pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia, lima di antaranya kasus baru. "Kota Bandar Lampung tiga orang, Kabupaten Lampung Timur, Lampung Utara, dan Pesawaran masing-masing satu orang," kata Reihana dalam keterangan persnya di Bandar Lampung, Selasa (29/12).

Baca Juga

Ia menyebutkan pasien 6.077 perempuan 58 tahun dari Bandar Lampung mengeluh batuk, sesak nafas, dan sakit kepala. Pasien ini memiliki riwayat penyakit atau kormobid CKD dan hipertensi. Dibawa ke rumah sakit, lalu dilakukan rapid test hasilnya reaktif, dan diambil swab. "Terkonfirmasi positif Covid-19 pada 14 Desember 2020," katanya.

Setelah 13 hari dari hasil swab tersebut, pasien mengalami kondisi perburukan. Nyawa pasien tidak dapat diselamatkan lagi pada 27 Desember 2020 pada pukul 20.30.

Pasien 6.078 perempuan 50 tahun dari Bandar Lampung, mengeluh lemas, batuk, demam, dan kormobid demam berdarah. Dia dibawa ke rumah sakit dan dilakukan rapid test hasilnya reaktif. Lalu diambil swab yang hasil diketahui positif pada 21 Desember 2020. Kondisi pasien memburuk sepekan dari positif Covid-19, siangnya meninggal dunia.

Pasien 6.079 perempuan 53 tahun juga dari Bandar Lampung, mengeluh lemas, batuk, sesak, dan demam. Dia dibawa ke klinik swasta dan diberi obat. Tiga hari dari situ, mereka berobat ke rumah sakit swasta di Bandar Lampung. Lalu dilakukan rapid test hasilnya reaktif, dan diambil swab. Pada 27 Desember 2020 mengalami perburukan pada pagi harinya, pasien tidak tertolong lagi pada siang hari meninggal dunia.

Pasien 6.025 laki-laki 59 tahun dari Lampung Timur, pasien mengeluhkan sakit, demam, dan sakit pinggang, juga susah tidur. Namun, sakitnya tetap bertambah dan demam sakit pada dada dan sesak nafas, lalu yang bersangkutan berobat ke dokter swasta. Dibawa ke rumah sakit di Sukadana diperiksa rontgen hasilnya penyakit paru paru. Pasien dilakukan rapid test hasilnya reaktif, lalu diambil swab hasilnya positif diketahui setelah pasien meninggal dunia.

Pasien 6.064 perempuan 59 tahun dari Pesawaran. Pasien mengeluh sakit kepala, batuk, memiliki riwayat penyakit gagal ginjal kronik dan hasil RO Pneumonia. Pasien diambil swab petugas rumah sakit. Sepekan dari itu, pasien meninggal dunia.

Pasien 6.131 laki-laki asal Lampung Utara mengalami demam dan batuk. Pasien masuk rumah sakit di Kota Metro dengan keluhan sesak nafas berat. Lalu di-swab, hasil diketahui positif empat hari setelahnya. Petang harinya, kondisi pasien memburuk, dan meninggal dunia pada malam hari.

"Semua pasien yang meninggal karena Covid-19 pemulasaran jenazah dilakukan dengan protokol Covid-19," kata Reihana yang juga kepala Dinas Kesehatan Lampung.

Sementara itu pada hari ini terjadi penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 102 orang.

n  Mursalin Yasland

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement