8 Jumadil Akhir 1442

MES dan Bank Nagari Kembangkan Ekonomi Syariah di Sumbar

Selasa , 12 Jan 2021, 23:10 WIB Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Kantor pusat Bank Nagari di Kota Padang, Senin (2/11).
Kantor pusat Bank Nagari di Kota Padang, Senin (2/11).

IHRAM.CO.ID,PADANG -- Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Sumatera Barat menyepakati kerja sama dengan Bank Nagari Sumbar dalam rangka pengembangan ekonomi syariah di Ranah Minang.

"Kerja sama bertujuan memberikan edukasi dan literasi mengenai perbankan syariah kepada masyarakat," kata Ketua MES Sumbar Mahyeldi di Padang, Selasa (12/1).

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Ketua Umum MES Sumbar Mahyeldi dengan Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad.

Menurut Mahyeldi Bank Nagari akan dikonversi menjadi Bank Umum Syariah, maka perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat demi suksesnya pengembangan ekonomi syariah di Sumatera Barat.

Wali Kota Padang tersebut menyampaikan MES Sumatera Barat terus melakukan sosialisasi tentang ekonomi syariah kepada masyarakat. Diantaranya berupa kerja sama dengan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Sumatera Barat.

Ia berharap dengan adanya kerja sama ini akan menjadikan Sumatera Barat menjadi wilayah bangkitnya ekonomi syariah di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad bersyukur dan menyambut baik kerja sama ini.

"Dapat kami sampaikan kepada pak Wali, dalam rangka konversi Bank Nagari ke Bank Umum Syariah pihaknya berjalan sendiri. Adanya kerja sama dengan MES Sumbar ini tentu membantu," ujarnya.

Irsyad menyampaikan dalam upaya konversi menjadi Bank Umum Syariah cukup banyak yang harus dilakukan diantaranya kesiapan SDM yang cakap, terampil dan profesional. Kemudian komitmen, dukungan, dorongan dan keberpihakan kebijakan dari pemerintah kepada Bank Syariah.

"Alhamdulillah sejauh ini kita telah mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah. Kali ini dari MES Sumbar, semoga kerja sama ini akan menjadi awal tubuh dan berkembangan ekonomi syariah di Sumatera Barat," katanya lagi.

Menurutnya ini sejalan dengan filosofi adat Minang yaitu basandi syara' syara' basandi kitabullah.

 

 

widget->kurs();?>