Allah Muliakan Jamaah yang Wakuf di Arafah

Rabu , 20 Jan 2021, 16:10 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Allah Muliakan Jamaah yang Wakuf di Arafah (ilustrasi).
Allah Muliakan Jamaah yang Wakuf di Arafah (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Arafah menjadi tempat istimewa bagi parajamaah haji. Karena di Arafah inilah dosa para jamaah haji diampuni doa dikabulkan Allah SWT.

 

Terkait

Abu Talhah dalam kitabnya 'Kaifa Tastafidu min al Haramain asy-Syarifain Ayyuha az-Zair wa-al-Muqim Ahwal an Nabi fi Al-Hajj mengatakan di Arafah ini keimanan akan ditambahkan, kebahagiaan dan cahaya keimanan akan ditebarkan oleh Allah. "Allah adalah cahaya di atas cahaya," katanya.

Abu Talhah mengatakan, orang yang datang ke padang Arafah akan menerima cahaya itu, khususnya orang-orang yang takut kepada Allah. Di Arafah ini pula ruh-ruh akan merasakan manisnya keridhaan, merasa aman dan sejuk dengan sifat jujur dan ikhlas.

Di tempat ini pula, Rasulullah memerintahkan kepada Bilal untuk berkata, "Dengarkanlah ucapan orang-orang." Kemudian beliau berkata, "Wahai sekalian manusia, berdoalah dalam hati kalian." Sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada Zat Yang tuli dan tidak pula gaib. Akan tetapi, kalian belum kepada dzat Yang Maha Mendengar dan Melihat."

Al-Hirawi berkata, ingatlah perbedaan keadaan manusia di Arafah. Di antara mereka ada yang berkendaraan, yaitu orang yang kuat dan kaya, dan ada pula yang berjalan dengan berkemampuan lemah. Berapa keadaan mereka pada hari kiamat adalah: 

Ada yang dibangkitkan dengan menaiki hewan-hewan pilihan, ada yang dibangkitkan dengan berjalan kaki, ada yang dibangkitkan dengan berjalan bertumpu pada wajahnya sendiri sesuai dengan perbuatan, kedudukan, dan tingkat kelurahan masing-masing. Oleh karena itu, bersikaplah dengan sikap takut dan penuh harapan dalam segala hal.

Abu Talhah mengatakan, ketika menunggu matahari terbenam dan ketika makhluk Allah berkumpul, ingatlah hari di mana orang-orang menunggu berakhirnya ketetapan dari Allah dengan syafaat dari pemimpin para rasul.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini