15 Rajab 1442

11 Bulan Ditutup, Masjid di Tajikistan akan Dibuka Kembali

Kamis , 21 Jan 2021, 15:43 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Esthi Maharani
Masjid terbesar di Asia Tengah telah dibangun di Dushanbe, Tajikistan. Masjid tersebut akan diresmikan pada Maret 2020.
Masjid terbesar di Asia Tengah telah dibangun di Dushanbe, Tajikistan. Masjid tersebut akan diresmikan pada Maret 2020.

IHRAM.CO.ID, DUSHANBE -- Masjid-masjid di Tajikistan diperkirakan akan dibuka kembali untuk sholat berjamaah pada 1 Februari 2021 mendatang. Sumber yang dekat dengan Komite Tetap Tanggap Covid-19 Tajikistan mengatakan kepada Asia-Plus pada Rabu (20/1), bahwa sholat berjamaah kemungkinan diadakan kembali di masjid-masjid setelah ditangguhkan selama 11 bulan.

Menurut sumber tersebut, keputusan itu diambil pada rapat Panitia Kerja terkait Tanggap Covid-19 yang berlangsung di Dushanbe pada Rabu. Kementerian Kesehatan dan Komite Urusan Agama Tajikistan akan mengevaluasi risiko penularan virus corona jika masjid dibuka kembali.

"Jika situasi tetap stabil seperti sekarang hingga 1 Februari, sholat berjamaah di masjid akan diizinkan," kata laporan itu, dilansir di Asia-Plus, Kamis (21/1).

Masjid-masjid di Tajikistan masih ditutup untuk kegiatan sholat berjamaah. Sebelumnya, masjid-masjid di negara itu ditutup pada 3 Maret 2020 lalu di awal pandemi menyusul keputusan yang dibuat Majelis Ulama sehubungan dengan bahaya epidemi virus corona. Namun, upacara pemakaman, seperti sholat jenazah, tetap dibuka.

Pada akhir Maret 2020, masjid-masjid sempat dibuka kembali, namun ditutup kembali sejak 18 April 2020. Pada 17 April 2020, Majelis Ulama Tajikistan meminta masjid-masjid untuk menangguhkan pertemuan publik, termasuk sholat Jumat, yang berlaku mulai 18 April 2020. Keputusan tersebut juga memberlakukan penangguhan pelaksanaan sholat tarawih selama bulan Ramadhan dan pertemuan umum lainnya, seperti berbuka puasa bersama.

BERITA TERKAIT

 

widget->kurs();?>