Covid-19 Melonjak, UEA Tangguhkan Hiburan di Hotel-Restoran

Jumat , 22 Jan 2021, 11:00 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Esthi Maharani
Dubai memiliki sejumlah hotel mewah untuk menjamu wisatawan berkantung tebal dari berbagai penjuru dunia.
Dubai memiliki sejumlah hotel mewah untuk menjamu wisatawan berkantung tebal dari berbagai penjuru dunia.

IHRAM.CO.ID, DUBAI -- Kasus Covid-19 di Uni Emirat Arab semakin meningkat. Demi mencegah hal tersebut, Dubai telah menangguhkan aktivitas hiburan di restoran dan hotel.

 

Terkait

Departemen Pariwisata dan Pemasaran Perdagangan Dubai mengatakan dalam surat edaran kepada pemilik dan manajer hotel dan restoran di UEDA bahwa inspeksi lapangan telah menemukan peningkatan pelanggaran hiburan di hotel dan restoran.

“Departemen mengarahkan semua yang berkepentingan di hotel dan restoran untuk sementara menanggalkan kegiatan hiburan mulai Kamis, 21 Januari 2021 hingga pemberitahuan lebih lanjut,” kata badan pemerintah tersebut, dilansir dari Arab News, Jumat (22/1).

Departemen akan terus melihat perkembangan situasi bersama otoritas kesehatan. Otoritas Kesehatan Dubai juga telah memerintahkan dokter dan rumah sakit untuk menangguhkan operasi elektif dan tidak mendesak hingga 19 Februari.

Surat edaran tersebut mengatakan operasi akan ditangguhkan selama sebulan mulai Kamis, 21 Januari 2020. Dokter dapat mengizinkan prosedur kecil hanya jika mereka tidak memerlukan sedasi dalam, rawat inap atau transfusi darah.

Pada Rabu (20/1), UEA mencatat rekor harian tertinggi infeksi sebanyak 3.506 kasus Covid-19 baru. Jumlah total kasus covid-19 yang tercatat di UEA menjadi 263.729.

Jumlah kematian akibat virus menjadi 762 kasus dengan enam kematian baru. Kemudian mereka yang pulih sebanyak 3.746 orang, ssehingga jumlah pemulihan menjadi 235.421 orang.

Individu yang terinfeksi dikatakan, berasal dari berbagai negara dan dalam kondisi stabil menerima perawatan yang diperlukan. Kementerian kesehatan mengatakan telah melakukan 162.945 tes Covid-19 dalam 24 jam terakhir sebagai bagian dari kampanye pengujian yang intensif.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini