Selasa 26 Jan 2021 17:15 WIB

Sekjen MUI Harap UIII Jadi Simbol Pendidikan Islam Dunia

Calon anak didik UIII harus betul-betul diseleksi dari berbagai negara.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Sekjen MUI Harap UIII Jadi Simbol Pendidikan Islam Dunia. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan.
Foto: dok. Istimewa
Sekjen MUI Harap UIII Jadi Simbol Pendidikan Islam Dunia. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan berharap Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) bisa menjadi simbol pendidikan Islam dunia internasional. Sebelumnya, disampaikan Juru Bicara Wakil Presiden (Wapres) Masduki Baidlowi bahwa Wapres minta UIII beroperasi di 2021.

Buya Amirsyah mengapresiasi berdirinya UIII dan berharap UIII mampu menjadi simbol pendidikan Islam  dunia yang mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Untuk itu materi dan kurikulum UIII harus memberikan jaminan yang bisa melahirkan SDM unggul dan khusus.

Baca Juga

"Karena peserta didik (UIII) dari berbagai negara terutama (negara) dunia Islam, maka diharapkan output (anak didik) yang dihasilkan (UIII) ini pasti harus berbeda dari universitas lain," kata Buya Amirsyah kepada Republika.co.id, Senin (25/1) malam.

Menurutnya, calon anak didik UIII harus betul-betul diseleksi dari berbagai negara. Sehingga UIII bisa menghadirkan mahasiswa yang unggul. Artinya unggul dalam iman dan takwa (Imtak), unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta kesenian. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement