Rabu 27 Jan 2021 18:30 WIB

Masjid Masa Utsmaniyah di Turki Dibuka Maret

Masjid Guzelkoy dibuka untuk ibadah setelah restorasi selama 400 hari.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah
Masjid Masa Utsmaniyah di Turki Dibuka Maret. Masjid Guzelkoy yang dibangun sejak masa Kekhalifahan Utsmaniyah akan dibuka setelah restorasi.
Foto: Hurriyet Daily News
Masjid Masa Utsmaniyah di Turki Dibuka Maret. Masjid Guzelkoy yang dibangun sejak masa Kekhalifahan Utsmaniyah akan dibuka setelah restorasi.

REPUBLIKA.CO.ID, TEKIRDAG -- Masjid Guzelkoy yang berusia 600 tahun di Provinsi Barat Laut distrik Sarkoy Tekirdag, Turki akan mulai dibuka untuk ibadah setelah restorasi selama 400 hari. Sekitar Rp 5 miliar dihabiskan untuk restorasi masjid yang dibangun sejak masa Kekhalifahan Utsmaniyah.

Dilansir dari Hurriyet Daily News, Kepala Direktorat Budaya dan Pariwisata Ahmet Hacıoğlu mengatakan proses restorasi Masjid Güzelköy masih dalam proses pengerjaan. Masjid ini menjadi salah satu tempat ibadah Muslim penting karena menjadi masjid pertama yang dibangun oleh Khalifah Utsmaniyah setelah penaklukan Thrace.

Baca Juga

Ahmed mengaku yakin masjid itu dibangun sekitar 1400-an. Dia juga menyebut pemeliharaan pertama dilakukan pada 1708 seperti yang dijelaskan dari prasasti perbaikan yang terletak di dinding masjid.

"Upaya pemeliharaan masjid yang rusak setelah bertahun-tahun, dilakukan lagi dengan kontribusi dan dukungan dari pemerintah kota," kata Hacıoğlu, menambahkan bangunan itu akan dibuka untuk ibadah dalam dua bulan.

Masjid yang dibangun dengan menyatu bersama permukiman orang Turki ini memiliki denah persegi panjang dan beratap kayu serta terdiri dari menara balkon tunggal di sudut timur laut. Sementara sebagian sisi timur, selatan dan Barat masjid dikelilingi oleh kuburan.

Banyak migran Turki yang dibawa dari Anatolia juga menetap di lingkungan Güzelköy Şarköy sebagai bagian dari kebijakan pemukiman. Hal ini sebagai akibat dari penaklukan Thrace oleh Khalifah Utsmaniyah pada paruh kedua abad ke-14.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement