200 Nakes Difasilitasi Kamar Inap di Asrama Haji Bekasi

Kamis , 04 Feb 2021, 23:37 WIB Reporter :Uji Sukma Medianti/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
200 Nakes Difasilitasi Kamar Inap di Asrama Haji Bekasi (ilustrasi).
200 Nakes Difasilitasi Kamar Inap di Asrama Haji Bekasi (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,BEKASI — Asrama Haji Kota Bekasi resmi dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19. Nantinya, akan ada 200 tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit darurat (RSD) tersebut. Mereka akan difasilitasi tempat menginap sehingga tak perlu bolak-balik bertemu dengan keluarga di rumah.

 

Terkait

“Di sini juga disediakan tempat istirahat para nakes di gedung Muzdalifah, jadi nakes gak usah bolak balik ke rumahnya. disediakan di sini,” terang Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau Gedung Asrama Haji Kota Bekasi, Kamis (4/2).

Adapun, penggunaan asrama haji sebagai fasilitas isolasi pasien tanpa gejala (OTG) merupakan inisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Nantinya, asrama haji tak hanya digunakan oleh pasien ber-KTP Kota Bekasi saja.

Meskipun inisiasi dari pemprov, namun biaya operasional dan sumber daya manusia (SDM) yang digunakan akan dibebankan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

“Di sini akan bekerja sama dengan pemerintah pusat terutama di bidang kesehatan dan BNPB-nya, termasuk kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bekasi,” kata dia.

Untuk jumlah tenaga kesehatan yang ditugaskan tersebut berasal dari Pemkot Bekasi dan juga daerah terdekat lain di dekat wilayah Kota Bekasi.

Sebagai informasi, kamar yang disediakan untuk isolasi totalnya ada 150 kamar yang terdiri dari 75 kamar di Gedung Mina E, 35 kamar di gedung Mina D dan 40 kamar di Gedung C. Masing-masing kamar dapat menampung dua orang pasien. 

Sementara itu, untuk tenaga kesehatan yang bertugas di Asrama Haji Kota Bekasi akan disediakan kamar yakni di Gedung Muzdalifah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini