Mufti Federal Malaysia Dukung Vaksinasi Nasional Covid-19  

Ahad , 14 Feb 2021, 20:52 WIB Redaktur : Nashih Nashrullah
Mufti wilayah federal Malaysia dukung penuh vaksinasi Covid-19. Penyuntikan Vaksin (ilustrasi)
Mufti wilayah federal Malaysia dukung penuh vaksinasi Covid-19. Penyuntikan Vaksin (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, KUALA LUMPUR— Kantor Mufti Wilayah Federal (PMWP) Malaysia menyatakan dukungan penuh atas inisiatif pemerintah melakukan Imunisasi Covid-19 Nasional.

 

Terkait

Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memerangi wabah Covid-19 yang diharapkan dimulai pada akhir Februari 2021.

Baca Juga

Pernyataan tersebut disampaikan Mufti Wilayah Federal, Dr Luqman Bin Haji Abdullah, di Kuala Lumpur, Ahad (14/1). "Menyusul munculnya berbagai konflik di masyarakat terkait adopsi vaksin Covid-19

PMWP berinisiatif untuk membahas masalah ini dalam Rapat Komite Konsultatif Hukum Islam Wilayah Federal ke-2 tahun 2021 yang diselenggarakan pada 11 Februari 2021," katanya.

Rapat telah memutuskan untuk mengadopsi keputusan muzakarah ke-10 Komite Fatwa Majelis Nasional Urusan Agama Islam (MKI) yang disidangkan pada 3 Desember 2020 di antara ketentuannya adalah undang-undang tentang penggunaan Vaksin Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Malaysia.

"Keputusan ini sejalan dengan dalil seperti yang dikatakan Allah SWT. 'Jangan sengaja menceburkan diri ke dalam bahaya kehancuran (dengan bersikap pelit)” (QS Al-Baqarah: 195)' dan sebuah hadits 'Tidak bisa melakukan sesuatu yang merugikan dan tidak bisa merugikan orang lain (HR Ibn Majah: 2340)'," katanya.

Selain itu putusan ini juga telah didukung kaidah fiqih seperti "Kerusakannya harus disingkirkan" dan "Pemerintahan pemimpin atas rakyat didasarkan pada maslahah,".

Sedangkan dari aspek konsumerisme, undang-undang ini juga harus diputuskan setelah memperhatikan sikap tegas pemerintah bahwa hanya vaksin yang telah teridentifikasi halal yang akan digunakan dalam pelaksanaan Program Imunisasi Nasional Covid-19.

"Sehubungan dengan hal tersebut, PMWP ingin menghimbau seluruh umat Islam di negara ini, khususnya di Wilayah Federal untuk menghormati fatwa yang telah diputuskan terkait adopsi vaksin Covid-19  di Malaysia," katanya.

Keputusan ini diambil setelah melalui berbagai proses diskusi dengan pihak berwenang di bidangnya masing-masing.

Selain itu, ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan Malaysia berhasil mengatasi krisis Covid-19  dengan lebih efisien.

"Oleh karena itu, mari kita jadikan fatwa ini sebagai rujukan utama, terutama untuk mendukung upaya para pemimpin nasional memerangi pandemi ini secara lebih efektif," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini