Selasa 16 Feb 2021 19:05 WIB

Ini yang Dilakukan Kemenpora Untuk Persiapan Vaksinasi Atlet

Kami akan rapat dengan Kemenkes, RSON, dan cabor yang urgent

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewabroto
Foto: Istimewa
Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewabroto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berencana akan menggelar rapat bersama Kementerian Kesehatan, Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON), dan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), di Wisma Kemenpora, Rabu (17/2), soal vaksinasi tahap pertama untuk atlet.

"Kami akan rapat dengan Kemenkes, RSON, dan cabor yang urgent untuk memastikan acara perdana vaksinasi di Kemenpora. Cabor yang hadir hanya PBSI," ujar Sekretaris Menpora Gatot S Dewabroto saat dihubungi, Selasa (16/2).

Gatot mengatakan program vaksinasi akan dimulai dengan atlet yang dipersiapkan tampil pada single event maupun multi event yang akan digelar. Proses vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap di RSON.

Sementara itu, pengurus pusat PBSI melalui Kepala Bidang Humas dan Media Broto Happy menyambut positif rencana vaksinasi bagi atlet. Dalam rapat tersebut salah satu poin yang akan dibahas yakni pemberian vaksin tahap pertama bagi pebulu tangkis.

Apalagi bulu tangkis akan segera terbang ke Inggris untuk mengikuti All England. Menurut Jadwal, All England akan digelar mulai 17 hingga 22 Maret 2021.

"Detailnya seperti apa dan bagaimana prosedur pemberian vaksinnya, hingga berapa banyak (atlet yang diberi vaksin), semuanya baru tahu besok," ujar Broto.

Sebelumnya, sebanyak 17 cabang olahraga menjadi prioritas penerima vaksin yakni bulu tangkis, angkat besi, panahan, renang, pencak silat, tenis, karate, taekwondo, judo, wushu, voli, menembak, senam, catur, dayung, boling, dan selancar ombak.

Kemenpora telah mengusulkan 1.500 nama, termasuk atlet, pelatih, dan ofisial dari 17 cabang olahraga serta National Paralympic Committee (NPC) agar mendapat prioritas vaksinasi COVID-19 dari pemerintah.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement