19 Rajab 1442

Masjid di Prancis Tampung Tunawisma dan Migran

Jumat , 19 Feb 2021, 05:45 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Esthi Maharani
Masjid Mantes Sud, Prancis.
Masjid Mantes Sud, Prancis.

IHRAM.CO.ID, PARIS -- Sebuah masjid di Prancis tidak tinggal diam menanggapi cuaca musim dingin ekstrem yang tengah melanda negara itu. Masjid Mantes Sud di departemen Yvelines, yang terletak sekitar 50 km (31 mil) barat ibu kota Paris, membuka pintunya untuk menampung para tunawisma dan migran di tengah cuaca musim dingin saat ini.

Masjid tersebut menempatkan tempat tidur di dalam masjid yang diperuntukkan bagi mereka yang berlindung. Dengan dukungan As Suffa Association, masjid itu juga menyajikan makanan bagi mereka yang membutuhkan. Ketua asosiasi masjid tersebut, Abdelaziz el Jaouhari, mengatakan bahwa masjid tersebut menyediakan tempat penampungan darurat bagi para tunawisma sepanjang tahun.

Ia mengatakan, pihaknya menerima dukungan dari banyak orang setelah membuat seruan di media sosial. Menurutnya, banyak orang yang ingin menjadi relawan di masjid tersebut untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, dan adapula yang mengirimkan bahan bantuan.

"Kami membuka pintu masjid tidak hanya untuk Muslim tetapi semua orang yang mengetuk pintu kami," kata Jaouhari kepada Anadolu Agency, dilansir di laman About Islam, Rabu (17/2).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa masjid tersebut dibangun pada 2015 dan berfungsi sebagai tempat ibadah serta pusat ilmu pengetahuan dan kegiatan sosial. Saat membangun masjid, kata dia, mereka ingin mendirikan sebuah tempat ibadah seperti peran masjid pada masa Nabi Muhammad SAW.

"Masjidnya (Nabi Muhammad) memiliki 3 fungsi utama. Menyatukan orang, memungkinkan mereka memperoleh ilmu, dan memberikan dukungan sosial," katanya.

Sementara itu, lantai tiga yang akan segera dibangun di masjid tersebut akan berfungsi sebagai pusat ilmu. Pasalnya, mereka ingin mengikut sunnah Nabi Muhammad SAW. Bantuan masjid ini dirasa begitu berarti bagi para tunawisma dan mereka yang hendak mencari tempat berlindung. Salah satunya bagi Ishwor, seorang migran Nepal yang mengungsi di masjid tersebut, yang mengungkapkan bahwa dia tidak akan melupakan Muslim yang membukakan pintu untuknya selama malam yang dingin.

"Muslim menjamu kami. Saya sangat senang bisa dijamu di tempat terhormat seperti ini," ujarnya.

Tindakan ramah dari Masjid Nantes Sud itu sejalan dengan pola serupa yang diadopsi oleh beberapa masjid dan pusat Islam, yang kerap melayani kebutuhan para tunawisma.

Awal bulan ini, Masjid Al Rashid, masjid tertua di Kanada, membuka pintunya untuk menampung anggota komunitas yang menjadi tunawisma. Pada Januari 2020, masjid tersebut juga membuka pintunya bagi orang-orang yang kesulitan dan tunawisma selama cuaca musim dingin.

 

widget->kurs();?>