Senin 22 Feb 2021 12:15 WIB

UNESCO Sebut 2.500 Bahasa di Dunia Terancam Punah

Satu bahasa di dunia menghilang setiap 15 hari.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
UNESCO Sebut 2.500 Bahasa di Dunia Terancam Punah. Ilustrasi
Foto: etsy.com
UNESCO Sebut 2.500 Bahasa di Dunia Terancam Punah. Ilustrasi

IHRAM.CO.ID, ANKARA -- Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menyatakan hampir 2.500 bahasa di seluruh dunia terancam punah. 

“Di antaranya, hampir 2.500 bahasa menghadapi kepunahan karena jumlah penuturnya sangat sedikit," kata Ketua Komisi Nasional Turki untuk UNESCO Ocal Oguz, dilansir dari Anadolu Agency, Senin (22/2).

Baca Juga

Menurutnya, hampir 7.000 bahasa digunakan di seluruh dunia. Sayangnya, menurut statistik dan data yang dikumpulkan, salah satu bahasa ini menghilang setiap 15 hari. 

"Ini berbahaya dan hilangnya bahasa telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir karena perubahan sosial, politik dan ekonomi di dunia," katanya.

Ogiz menuturkan, bahasa yang digunakan oleh kurang dari 10 ribu orang saat ini, sebagian besar terancam punah. Misalnya, bahasa dari banyak komunitas yang termasuk dalam rumpun bahasa Turki termasuk di antara bahasa yang akan menghilang. Ini memerlukan perhatian khusus.

Menurutnya, sulit menjangkau penutur dari sekitar 200 bahasa. Lebih dari 250 bahasa telah hilang sejak 1950. Karena itu UNESCO menegaskan, supaya bahasa harus digunakan oleh minimal 10 ribu orang untuk memastikan transmisi antargenerasi.

 

https://www.aa.com.tr/en/world/2-500-languages-face-extinction-unesco-official/2152541

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement