5 Syawwal 1442

Teladan Said Mengerjakan Itikaf di Masjid Nabawi

Kamis , 25 Feb 2021, 20:06 WIB Reporter : Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Teladan Said Mengerjakan Itikaf di Masjid Nabawi (ilustrasi).
Teladan Said Mengerjakan Itikaf di Masjid Nabawi (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Sa'id bin Al-Musayyab Rah. a adalah seorang tabiin yang masyhur. Kesungguhannya berdia diri di Masjid Nabawai (itikaf) sebelum adzan dikumandangkan menjadi teladan umat. 

Kisah Ajaib mengenai ibadah, kezuhudan dan ketidak takutanya kepada siapapun dalam mengatakan perkara yang haq terdapat di dalam banyak. Di antaranya dikisahkan Syekh Maulana Muhammad Zakariyya A-Kandahlawi dalam kitabnya Fadilah Haji.

Syekh Maulana Muhammad Zakariyya menceritakan, selama 50 tahun dia tidak pernah ketinggalan salat jamaah, bahkan tidak pernah ketinggalan takbiratul ula-imam.

"Dan selama 40 tahun, dia sudah berada di dalam masjid sebelum adzan dikumandangkan. Selama 50 tahun dia mengerjakan salat subuh dengan wudu salat Isya," katanya.

Pada tahun 63 Hijriyah terjadi peperangan antara Tentara Yazid dengan Penduduk Madinah. Banyak penduduk Madinah yang lari tunggang langgang karena takut, dan ada yang bersembunyi di dalam rumahnya.

Ketika itu beberapa kuda tentara Yazid masuk ke dalam masjid Nabawi. Dalam peperangan itu 1700 sahabat Muhajirin dan Anshar gugur sebagai Syuhada dan lebih dari 10 ribu penduduk Madinah selain anak-anak dan wanita telah syahid.

Pada zaman itu Said bin Musayyab Rah.a berada di Masjid Nabawi sendirian. Ia berkata, "Selama beberapa hari tatkala orang-orang belum mulai berdatangan ke masjid aku selalu mendengar suara azan dan iqomat dari dalam makam Rasulullah." 

Kisah-kisah di atas adalah teladan bagi orang yang sangat merindukan dan mencintai Rasulullah SAW. Syekh Maulana Muhammad menuliskan 3 kisah semacam ini sangat penting supaya orang-orang menghindari perbuatan yang secara lahir dan batin berlawanan dengan adap.

 

 

widget->kurs();?>