4 Ramadhan 1442

Puluhan Pengusaha Pariwisata Ikuti Aceh Travel Mart

Jumat , 26 Feb 2021, 21:49 WIB Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Puluhan Pengusaha Pariwisata Ikuti Aceh Travel Mart (ilustrasi).
Puluhan Pengusaha Pariwisata Ikuti Aceh Travel Mart (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,BANDA ACEH -- Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) menyatakan puluhan pengusaha pariwisata dari 22 provinsi di Indonesia mengikuti Aceh Travel Mart 2021.

"Aceh Travel Mart merupakan pertemuan di kalangan pengusaha pariwisata baik dari Aceh maupun seluruh Indonesia. Ada 80 pengusaha luar Aceh sudah mennyatakan keikutsertaan," kata Wakil Ketua ASPPI Aceh Apri Al Amin di Banda Aceh, Jumat (26/2).

Apri Al Amin mengatakan Aceh Travel Mart dijadwalkan digelar 21 - 25 Maret 2021. Pertemuan para pelaku pariwisata ini menetapkan protokol kesehatan ketat.

Apri Al Amin yang juga Ketua Panitia Pelaksana Aceh Travel Mart mengatakan selain dari luar daerah, kegiatan untuk membangkitkan pariwisata Aceh tersebut juga diikuti 50 pengusaha pariwisata lokal.

"Dalam Aceh Travel Mart ini nantinya pengusaha dari Aceh ini akan menawarkan paket pariwisata kepada pengusaha luar Aceh. Kami berharap paket pariwisata yang ditawarkan ini dibeli pengusaha luar Aceh," kata Apri Al Amin.

Didampingi Wakil Ketua ASPPI Aceh Nurhadi, Apri Al Amin menyebutkan paket wisata yang dijual tersebut di antara pariwisata Pulau Weh di Kota Sabang, Pulau Banyak di Kabupaten Aceh Singkil, dataran tinggi Gayo di Aceh Tengah, serta destinasi pariwisata lainnya.

"Kami berharap pandemi COVID-19 berakhir, sehingga bisa mengundang pelaku usaha pariwisata dari negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand," kata Apri Al Amin.

Selain itu, Apri Al Amin juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah menyukseskan Aceh Travel Mart 2021 untuk memulihkan sektor pariwisata di provinsi tersebut yang sempat terpuruk akibat pandemi COVID-19. "Kami mengajak seluruh pelaku pariwisata di Aceh untuk bangkit. Kita harus mampu beradaptasi dengan kondisi yang ada serta menerapkan anjuran pemerintah terkait pandemi COVID-19," kata Apri Al Amin.

 

widget->kurs();?>