Jumat 05 Mar 2021 23:45 WIB

Pemkab Gresik Mulai Vaksinasi Ratusan Pedagang Pasar

Pemkab Gresik berupaya memberi rasa aman dan nyaman bagi para pedagang.

Pemkab Gresik Mulai Vaksinasi Ratusan Pedagang Pasar (ilustrasi).
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Pemkab Gresik Mulai Vaksinasi Ratusan Pedagang Pasar (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,GRESIK -- Pemerintah Kabupaten Gresik, Jatim, memulai vaksinasi kepada sedikitnya 827 pedagang di tiga pasar, yakni Petiken, Driyorejo serta Pasar Baru, sebagai bagian mempercepat program vaksinasi yang digaungkan pemerintah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pedagang pasar adalah salah satu klaster yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi, sebab setiap hari selalu berhadapan dengan masyarakat dan rentan terhadap COVID-19.

"Oleh sebab itu, para pedagang pasar harus kami prioritaskan untuk menerima vaksinasi," kata Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani, kepada wartawan, Jumat (5/3).

Melalui vaksinasi, kata dia, Pemkab Gresik berupaya memberi rasa aman dan nyaman bagi para pedagang dalam melakukan aktivitasnya di pasar, khususnya apabila bertemu dengan pembeli. "Saya tetap meminta kepada para pedagang pasar untuk tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, meski sudah vaksinasi," kata Yani.

Ia menjelaskan, vaksinasi kali ini merupakan tahap awal bagi para pedagang pasar, dan nantinya para pedagang di seluruh pasar Gresik direncanakan menerima vaksinasi secara bertahap. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto yang turut meninjau pelaksanaan vaksinasi pedagang pasar juga mengimbau dan mengajak pedagang lain untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Vaksin Sinovac ini aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi kesehatan penggunanya," kata Arief.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten GresikDrg Ghozali mengatakan kegiatan vaksinasi tahap pertama di lingkungan pasar ditempatkan di beberapa lokasi, seperti UPT Pasar Driyorejo sebanyak 275 vaksin dan UPT Pasar Baru Gresik 525 vaksin dan beberapa lokasi lainnya.

"Sementara untuk pedagang pasar di wilayah lain akan diikutkan dalam jatah vaksinasi pelayan publik pada termin berikutnya," katanya.

Pedagang pasar akan diprioritaskan, kata dia, karena selalu berinteraksi dengan banyak orang setiap harinya.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement