Pendapat Buya Anwar Abbas Soal Penahanan Zaim Saidi

Selasa , 16 Mar 2021, 21:07 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Muhammad Hafil
Pendapat Buya Anwar Abbas Soal Penahanan Zaim Saidi
Pendapat Buya Anwar Abbas Soal Penahanan Zaim Saidi

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Ketua PP Muhammadiyah Buya Anwar Abbas meminta agar pendiri pasar Muamalah di Depok, Zaim Saidi, dibebaskan. Menurutnya, masalah yang menyangkut Zaim seharusnya diselesaikan dengan dialog, bukan dengan tindakan hukum.

 

Terkait

Baca Juga

"Seharusnya dibebaskan, diselesaikan dengan dialog. Duduk bersama dengan BI (Bank Indonesia) misalnya. Jadi tidak perlu sampai ditangkap seperti sekarang," tutur dia kepada Republika, Selasa (16/3).

Anwar menilai, apa yang dilakukan Zaim sebetulnya adalah barter. Sebab, yang digunakan di Pasar Muamalah adalah dinar, dirham, dan emas Antam. Dinar dan dirham bukanlah mata uang negara mana pun, sehingga keberadaannya di Pasar Muamalah hanya menjadi komoditi.

"Jadi itu namanya barter. Karena tidak ada negara yang memakai dinar dan dirham di manapun. Arab Saudi juga tidak (menggunakan dinar-dirham sebagai mata uang). Jadi ini dinar dan dirham ini komoditi, lalu digunakan di pasar itu, ditukar dengan televisi, dengan yang lain, maka jadi barter," tuturnya.

Anwar mengibaratkan lagi, hal itu sama juga dengan seseorang yang memiliki ayam beberapa ekor, lalu ayam tersebut ditukar dengan satu domba. Menurutnya, komoditi ditukar dengan komoditi lain tentu tidak menjadi persoalan. "Apalagi emas yang dipakai itu emas Antam, BUMN kita kan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Anwar juga heran mengapa Zaim sampai ditangkap oleh aparat kepolisian. Sebab, di daerah lain sebetulnya ada yang menggunakan mata uang asing tetapi mereka baik-baik saja dan tidak berujung pada penangkapan.

"Jadi saya rasa untuk persoalan ini harusnya bisa tanpa penahanan. Cukup dengan dialog. Di daerah lain, yang bertransaksi dengan mata uang asing, itu tidak ada yang ditangkap. Tetapi ini sampai ditangkap ya," imbuhnya.

Kasus penahanan Zaim Saidi setelah menyelenggarakan Pasar Muamalah di Depok kembali menyeruak setelah viral video jurnalis asing yang meminta agar Zaim dibebaskan. Menurut jurnalis dalam video itu, Indonesia menerapkan standar ganda karena sebetulnya banyak pihak lain yang menggunakan mata uang asing, tetapi yang ditahan hanya Zaim. Dia juga mengaku mengenal baik dengan Zaim dan menurut dia, sudah sepatutnya Zaim dibebaskan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini