29 Ramadhan 1442

Presiden Lebanon Minta PM Bentuk Pemerintahan Baru

Jumat , 19 Mar 2021, 11:25 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Presiden Lebanon Michel Aoun (kiri) bertemu Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri (kanan) di Beirut, Lebanon pada 23 Desember 2020.
Presiden Lebanon Michel Aoun (kiri) bertemu Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri (kanan) di Beirut, Lebanon pada 23 Desember 2020.

IHRAM.CO.ID, BEIRUT -- Presiden Lebanon Michel Aoun memberi tawaran ke Perdana Menteri Saad Hariri untuk membentuk pemerintahan atau mundur dari jabatannya.

Dalam pidatonya di televisi, Aoun mengundang Hariri ke istana presiden dan mengajaknya membentuk pemerintahan berdasarkan mekanisme konstitusional "tanpa berdebat atau menunda".

"Jika perdana menteri yang ditunjuk tidak mampu membentuk pemerintahan baru, maka saya akan memberi jalan bagi mereka yang mampu melakukannya," ujar presiden.

Hariri ditunjuk untuk membentuk pemerintahan pada 22 Oktober 2020, setelah Perdana Menteri Mustapha Adib mengundurkan diri di tengah krisis politik yang menghalangi pembentukan pemerintah persatuan.

Dua bulan kemudian, Hariri mengusulkan kabinet teknokrat beranggotakan 18 orang, tetapi Aoun menolaknya.

Menurut Aoun, Hariri tidak berkonsultasi dengannya mengenai nama-nama tersebut. Sejauh ini, Hariri belum mengomentari pidato Aoun.

Lebanon mengalami krisis ekonomi dan kemerosotan kondisi kehidupan, di mana nilai pound Lebanon merosot jauh terhadap dolar AS.

Jalan-jalan di seluruh negeri telah diblokir oleh para demonstran selama tiga pekan terakhir karena situasi saat ini, yang merupakan situasi tersulit bagi rakyat Lebanon sejak perang saudara 1975-1990.

 

 

 

widget->kurs();?>