Rasulullah tak Segan Minta Bantuan Keluarga

Jumat , 19 Mar 2021, 15:10 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Rasulullah tak Segan Minta Bantuan Keluarga. Ilustrasi Sahabat Nabi
Rasulullah tak Segan Minta Bantuan Keluarga. Ilustrasi Sahabat Nabi

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Nabi Muhammad Rasulullah AW tidak sungkan meminta bantuan keluarganya terhadap suatu keperluan. Misalnya nabi meminta bantuan keluarganya, dan menugaskan mereka dengan suatu perbuatan tertentu.

 

Terkait

Abu Thalah Muhammad Yunus Abdussatar dalam kitabnya 'Kaifa Tastafidu min al-Haramain asy-Syarifain Ayyuha az-Zair wa al-Muqim' mencontohkan, sebelum berihram nabi menugaskan Aisyah untuk memilih tali dari bulu domba sebagai tanda hewan sembelihan. Pada saat itu nabi berada di tempat Aisyah ketika di Madinah.

Di pagi hari nabi melempar jumroh aqobah, meminta tolong kepada Ibnu Abbas untuk mencarikan batu-batu kerikil untuk melempar. Maka Ibnu Abbas mencarikan tujuh butir kerikil untuknya.

Nabi memerintahkan Ali untuk menyelesaikan penyembelihan hewan yang masih tersisa, dan menyuruhnya untuk menyedekahkan seluruhnya kepada jamaah haji. Nabi meminta minum kepada keluarga pamannya ketika dia berkunjung kepada mereka yang pada saat haji bertugas menyediakan dan membagikan air zam-zam kepada jamaah haji. 

Pada saat itu nabi berkata kepada Abbas, pamannya. "Beri aku air." Lalu setelah disediakan, nabi meminumnya. (HR.Bukhari).

Dalam riwayat Ibnu Abbas RA disebutkan. "Aku menuangkan air untuk Rasulullah dari mata air sumur Zamzam. Dia lalu meminumnya dengan berdiri." (HR Bukhari).

Aisyah memakaikan Dzarirah wewangian yang diimpor dari India kepada nabi pada saat hendak berihram dan setelah bertahallul. Aisyah juga mengenakan minyak misik yang terbaik yang dia miliki saat itu, di badan dan kepalanya. Ia menceritakan, aku ucapkan minyak wangi pada tubuh Rasulullah dengan kedua tanganku ini pada saat menjelang Ihram dan pada saat selesai bertahallul sebelum berthawaf"

 "Dia menceritakan hal ini sambil membuka kedua tangannya HR Bukhari.