Calon Jamaah Haji Mataram Mulai Divaksinasi

Selasa , 23 Mar 2021, 17:37 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Calon Jamaah Haji Mataram Mulai Divaksinasi. Vaksinator mempersiapkan vaksin COVID-19 sebelum diberikan kepada warga lansia.
Calon Jamaah Haji Mataram Mulai Divaksinasi. Vaksinator mempersiapkan vaksin COVID-19 sebelum diberikan kepada warga lansia.

IHRAM.CO.ID, MATARAM -- Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai melayani vaksinasi Covid-19 bagi calon jamaah haji musim haji 2021. Vaksinasi dilakukan untuk mengantisipasi kebijakan pemberangkatan haji tahun ini.

 

Terkait

"Guna memudahkan jamaah calon haji, kegiatan pelayanan vaksinasi Covid-19 dipusatkan pada 11 puskesmas. Jamaah bisa datang ke puskesmas terdekat dari tempat tinggalnya," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram Usman Hadi, Selasa (23/3).

Baca Juga

Pernyataan itu disampaikan menanggapi surat dari Kantor Kementerian Agama (Kemanag) Kota Mataram yang meminta dinkes memfasilitasi kegiatan vaksinasi jamaah calon haji sesuai dengan instruksi pemerintah pusat.Dia mengatakan pelayanaan jamaah calon haji sengaja tidak dilakukan terpusat di Kantor Kemenag Kota Mataram mengingat ada jamaah yang sepuh sehingga kesulitan jika harus datang ke kantor Kemenag.

"Karena itulah, mulai hari ini petugas di 11 puskesmas sudah kami minta layani dan prioritaskan vaksinasi calon haji," katanya.

Apabila ada jamaah calon haji yang tidak bisa datang ke puskesmas, petugas puskesmas harus melakukan jemput bola dan memberikan pelayanan langsung ke rumah jamaah calon haji. "Data dari Kemenag, jumlah calon haji yang akan divaksinasi Covid-19 sekitar 880 orang. Jumlah itu merupakan calon haji reguler dan cadangan," katanya.

Usman mengatakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 kepada calon haji ini bisa meningkatkan cakupan realisasi vaksinasi Covid-19 dari kalangan lanjut usia (lansia) yang saat ini baru mencapai 46 persen dari target 13.366 orang lansia. "Harapan kami, pada akhir Maret ini cakupan vaksinasi lansia tahap pertama bisa mencapai 100 pesen," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini