Ketahui Cara Menghitung Zakat dan Waktu Pembayarannya

Rabu , 24 Mar 2021, 21:13 WIB Reporter :Rossi Handayani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Ketahui Cara Menghitung Zakat dan Waktu Pembayarannya. Foto: Ilustrasi Zakat
Ketahui Cara Menghitung Zakat dan Waktu Pembayarannya. Foto: Ilustrasi Zakat

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu bagian wajib dalam keyakinan Islam yang perlu diperhatikan adalah Zakat. Sebagian orang merasa kewalahan untuk membayar zakat, karena ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan.

 

Terkait

Dilansir dari laman Birmingham Mail pada Rabu (24/3), Seorang muslim hanya perlu membayar zakat jika kekayaan secara keseluruhan sama dengan atau di atas ambang batas kekayaan, yang disebut nisab. Nilai Nisab ini dapat berubah setiap hari, jadi penting untuk memeriksa nilainya pada waktunya membayar Zakat.

Baca Juga

Banyak organisasi memiliki kalkulator Zakat sendiri,  tetapi panduan umumnya adalah sebagai berikut:

1. Hitung semua yang Anda miliki, termasuk uang dan aset

2. Hitung semua hutang Anda dan kurangi jumlah ini

3. Lihat saldo dan periksa dengan nilai Nisab

4. Jika di atas nilai Nisab, hitung 2,5 persennya untuk mengetahui jumlah Zakat Anda

Aset Zakat dan Non-Zakat

Tidak semua aset harus dimasukkan ke dalam perhitungan Zakat. Aturan umumnya adalah bahwa suatu aset dapat wajib zakat jika Anda memiliki kepemilikan penuh atas aset tersebut, aset tersebut produktif, dan kekayaannya setara dengan Nisab saat ini atau lebih.

Aset zakat:

- Aset bisnis, seperti uang tunai yang dimiliki oleh bisnis, uang yang terhutang kepada bisnis untuk pinjaman tunai, faktur barang dan stok yang belum dibayar, setiap stok atau inventaris yang dimiliki oleh bisnis.

- Investasi seperti saham dari satu atau beberapa perusahaan

- Properti yang dibeli dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan dari (properti untuk disewakan dan properti untuk dijual)

- Emas dan perak

- Uang atau aset apa pun yang diwariskan yang saat ini Anda miliki aksesnya

Aset Non-Zakat

- Uang terutang ke bisnis untuk jasa, biaya prabayar, perlengkapan, properti dan peralatan

- Properti tempat Anda tinggal tanpa niat untuk mengambil untung

- Logam lain selain emas dan perak

- Uang warisan dan aset yang saat ini tidak Anda miliki aksesnya

Kapan Anda Harus Membayar Zakat?

Anda akan memiliki 'Zakat due date', yaitu tanggal ketika kekayaan tersebut menyamai atau melampaui nilai Nisab. Tanggal ini juga dikenal sebagai peringatan Zakat dan merupakan hari di mana Anda harus membayar Zakat setiap tahun.

Namun, Anda juga dianjurkan untuk membayar lebih awal dari tanggal tertentu untuk memanfaatkan semua manfaat dan berkah Ramadhan.

Jika Anda membayar lebih awal, Anda masih perlu menghitung berapa yang harus dibayar pada hari jadi Zakat untuk memastikan Anda telah membayar dengan jumlah yang tepat. Namun membayar zakat di bulan Ramadhan juga tidak perlu, meski memberi zakat di bulan ini menjamin pahala yang lebih besar.

Nisab akan bervariasi setiap hari, jadi penting untuk diingat untuk memeriksa nilai Nisab setiap tahun zakat Anda jatuh. Hal ini karena Anda mungkin tidak memenuhi syarat untuk membayar Zakat jika kekayaan Anda kurang dari ambang ini.

Sementara itu, National Zakat Foundation menyatakan, mereka mendistribusikan dana yang disumbangkan yang diterimanya kepada ribuan Muslim yang membutuhkan di seluruh Inggris. Tetapi Anda juga dapat menyerahkan uang itu ke organisasi lain.

Green Lane Masjid dan Community Center (GLMCC). di Birmingham juga mengumpulkan Zakat. "Kami mendorong umat Islam untuk memberi bantuan secara lokal sesuai tradisi kenabian. GLMCC telah mengadakan layanan zakat sejak tahun 2011. Mayoritas dari uang ini telah disumbangkan kepada orang lokal di Inggris," sebut GLMCC.

Di samping itu, mereka di Birmingham yang mengumpulkan uang tunai termasuk Zakat Foundation of India, Darul Ifta Birmingham dan Ethar Relief. Di seluruh Inggris, Zakat juga dapat diberikan kepada organisasi termasuk Islamic Relief, Islamic Aid dan Transparent Hands.

Rossi Handayani