3 Ramadhan 1442

Kelompok Milenial Pasar Masa Depan Ekonomi Syariah Nasional

Senin , 05 Apr 2021, 23:03 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Nasabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menunggu antrean di kantor BSI Regional XI Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (5/4/2021). BSI memulai tahapan merger operasional untuk menyatukan sistem layanan guna mendorong pengembangan keuangan syariah yang ditargetkan selesai pada 1 November 2021.
Foto : ARNAS PADDA/ANTARA
Nasabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menunggu antrean di kantor BSI Regional XI Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (5/4/2021). BSI memulai tahapan merger operasional untuk menyatukan sistem layanan guna mendorong pengembangan keuangan syariah yang ditargetkan selesai pada 1 November 2021.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Imam Teguh Saptono menilai kelompok milenial akan menjadi pasar masa depan ekonomi syariah nasional.

"Faktanya, pasar syariah di Indonesia sudah menjadi pasar yang terbesar. PR terbesar itu tinggal bagaimana menata, membuatnya lebih sistematis, dan membangun sinergi antar pelakunya. Dan kalau saya lihat justru yang menjadi prioritas itu future market, pasar masa depan yang sebentar lagi akan kita songsong yaitu pasar kelompok milenial," ujar Imam di Jakarta, Senin (5/4).

Imam menyebutkan ada tiga komponen yang menjadi "kesempatan emas" yang tidak boleh dilewatkan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan ekonomi syariah di Tanah Air. Pertama ialah dinobatkannya Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia. Indonesia masuk daftar 10 negara paling dermawan di dunia, berdasarkan laporan tahunan World Giving Index (WGI) edisi ke-10 yang disusun oleh Charities Aid Foundation.

Komponen kedua yaitu lahirnya segmen kelas menengah yang cukup besar. Ketiga, berdasarkan survei terhadap 20.000 milenial di 120 negara terkait keyakinan apakah agama akan membawa kebahagiaan di dalam hidup, Indonesia menjadi yang tertinggi.

Baca Juga