6 Syawwal 1442

Kiai Said Aqil: Sifat Intoleran Bertentangan dengan Islam

Selasa , 06 Apr 2021, 21:41 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.
Foto : Yasin Habibi/ Republika
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA --  Ketua Umum Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyebutkan bahwa sifat intoleran merupakan hal yang bertentangan dengan Islam.

"Mengutuk segala bentuk kekerasan. Intoleransi saja itu bertentangan dengan Islam," ungkapnya usai menghadiri pengukuhan pengurus PCNU Kabupaten Bogor di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa,  (6/4).

Ia menyebutkan bahwa, umat Islam bahkan tidak dibolehkan untuk memaksa umat lain untuk memeluk agama Islam."Hasyim AL Khazraj punya anak, ga mau masuk Islam. Marah ayahnya, mau dibunuh mengancam anaknya. Turun ayat La Iqra Fiddin, tidak boleh memaksa masuk Islam. Itu sejarah. Tidak boleh ada paksaan intimidasi," tutur KH Said Aqil.

Senada, Wakil Ketua PCNU Kabupaten BogorSaepudin Muhtar alias Gus Udin menyebutkan bahwa rentetan aksi teror yang dianggap melibatkan suatu agama, justru merupakan perilaku yang dimusuhi oleh semua agama.

Baca Juga

"Aksi yang dilaksanakan dan terjadi akhir-akhir ini kejahatan kemanusiaan yang merupakan musuh semua agama, kejahatannya tidak dibenarkan agama apapun," terangnya.