Rabu 07 Apr 2021 17:43 WIB

Remaja Islam Masjid Cut Meutia Siapkan Alur Buka Bersama

Remaja Islam Masjid Cut Meutia menyiapkan buka bersama di lapangan masjid

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Esthi Maharani
Sejumlah pekerja saat menyelesaikan perbaikan Masjid Cut Meutia, Jakarta, Kamis (25/3). Perbaikan Masjid Cut Meutia yang meliputi penggantian bagian bangunan yang sudah rusak dan pengecatan ulang itu dilakukan dalam rangka menjelang bulan suci Ramadhan. Republika/Putra M. Akbar
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah pekerja saat menyelesaikan perbaikan Masjid Cut Meutia, Jakarta, Kamis (25/3). Perbaikan Masjid Cut Meutia yang meliputi penggantian bagian bangunan yang sudah rusak dan pengecatan ulang itu dilakukan dalam rangka menjelang bulan suci Ramadhan. Republika/Putra M. Akbar

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Tahun ini merupakan kali kedua umat Muslim menjalankan puasa di tengah pandemi Covid-19. Namun, kali ini Pemerintah Indonesia mengizinkan masjid membuka pintunya untuk shalat tarawih berjamaah.

Untuk merayakan bulan suci kali ini, Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) telah menyiapkan sejumlah kegiatan. Salah satunya, mereka berupaya menyiapkan buka bersama di lapangan masjid, sesuai aturan protokol kesehatan.

"Ramadhan tahun ini pastinya berbeda dari tahun sebelumnya. Kalau sebelumnya, kita benar-benar tidak ada kegiatan, hanya ada donasi THR untuk marbot masjid dan kajian daring," ujar Ketua Umum RICMA, Muhammad Husein, saat dihubungi Republika, Rabu (7/4).

Remaja Masjid Cut Meutia ingin membuat kegiatan terkait ibadah di masjid. Salah satunya, menyiapkan kuliah tujuh menit (kultum) setelah shalat lima waktu.

Berikutnya, setiap jamaah yang ikut shalat maghrib di masjid akan dibagikan makanan untuk buka puasa bersama. Nantinya, jamaah akan diarahkan untuk duduk di lapangan yang telah dialasi terpal dan diberi tanda atau jarak.

"Konsep ini kita samakan dengan yang ada di Masjidil Haram. Setelah semua jamaah berada di posisinya, baru panitia akan membagikan buka puasanya," kata dia.

Di 10 hari terakhir Ramadhan, RICMA juga menyiapkan untuk kegiatan iktikaf yang disesuaikan dengan protokol kesehatan. Jamaah yang hadir diwajibkan mendaftar terlebih dahulu, mengingat kuota yang terbatas, sekitar 50 orang.

Selain kegiatan ibadah, ia menyebut akan menyiapkan kegiatan yang bertujuan membantu regenerasi RICMA itu sendiri. Nantinya akan ada RICMA Camp berbasis daring, yang berjalan dalam satu hari.

Kegiatan Ramadhan Jazz Cut Meutia rencananya akan dilanjutkan tahun ini. Husein menyebut pihaknya sedang berupaya agar kegiatan ini berlangsung secara virtual.

"Satu sisi yang bikin berbeda, rencananya nanti akan diluncurkan wakaf daring oleh Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat Ramadhan Jazz itu," ucapnya.

Kegiatan peluncuran tersebut sedang diupayakan bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Husein menyebut rencana Ramadhan Jazz dan peluncuran wakaf ini masih berupaya rancangan dan mencari kerja sama dengan pihak lainnya.

Terakhir, RICMA akan berupaya membuka zakat lebih cepat. Pembayaran zakat tahun ini akan dilakukan dengan sistem daring dan luring. Tahun ini berbeda dari tahun lalu, yang menggunakan konsep layanan tanpa turun (lantatur) atau //drive thru//.

Pembayaran zakat diprediksi akan dibuka di 15 hingga 20 hari sebelum Ramadhan berakhir. Hal ini dilakukan agar proses penyalurannya juga bisa lebih dipercepat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement