Hanya Jamaah yang Sudah Divaksinasi Boleh Masuk Nabawi

Sabtu , 10 Apr 2021, 20:15 WIB Reporter :Muhyiddin/ Redaktur : Ani Nursalikah
Hanya Jamaah yang Sudah Divaksinasi Boleh Masuk Nabawi.
Hanya Jamaah yang Sudah Divaksinasi Boleh Masuk Nabawi.

IHRAM.CO.ID, RIYADH --  Arab Saudi mengumumkan hanya jamaah yang sudah divaksinasi yang akan diizinkan memasuki Masjid Nabawi di Madinah. Sementara, jamaah yang melakukan umroh tanpa izin selama Ramadhan akan didenda 10 ribu riyal atau sekitar Rp 38 juta demi mencegah penyebaran virus corona.

 

Terkait

Sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan denda Rp 38 juta tersebut akan dikenakan kepada siapa saja yang mencoba melakukan umroh tanpa izin. “Jamaah yang masuk ke Masjidil Haram tanpa izin akan dikenakan denda sebesar 1.000 riyal atau sekitar Rp 3,8 juta,” dikutip dari laporan Arab News, Sabtu (10/4).

Baca Juga

Ketentuan tersebut akan tetap berlaku hingga pandemi virus corona berakhir. Kementerian Dalam Negeri Saudi berusaha memastikan agar seluruh jamaah mematuhi semua tindakan pencegahan untuk menekan penyebaran virus corona.

Karena jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi terus meningkat, Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi juga telah mengonfirmasi peluncuran versi terbaru dari aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna. Dalam meluncurkan aplikasi tersebut, pemerintah Saudi bekerja sama dengan Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Arab Saudi (SDAIA)

Melalui versi baru tersebut, warga Arab Saudi dan pendatang dapat meminta penerbitan dan reservasi umroh, izin kunjungan dan sholat selama bulan suci Ramadhan. Hal ini bertujuan meningkatkan kapasitas operasional dan menjaga tindakan pencegahan di dalam Masjidil Haram, serta untuk memverifikasi fitur keamanan dan status imunisasi dari pemohon izin.

Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi menekankan pentingnya mematuhi tindakan pencegahan dan mengajukan izin umroh melalui platform resmi. Sebelumnya, Kementerian Perdagangan Arab Saudi juga telah memperingatkan perusahaan komersial agar tidak menggunakan influencer media sosial untuk mempromosikan produk mereka.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan 904 kasus virus corona baru pada Jumat (9/4) sehingga jumlah total kasus di Arab Saudi selama pandemi menjadi 396.758. Dari 7.823 kasus aktif Arab Saudi, 898 berada dalam kondisi kritis.

Sementara itu, pasien yang baru sembuh berjumlah 540 orang, sehingga totalnya menjadi 382.198 pasien sembuh. Kementerian Kesehatan juga mengatakan sembilan orang lagi meninggal karena virus corona sehingga jumlah kematian secara nasional menjadi 6.737 orang.

Dalam hal vaksinasi, pemerintah Arab Saudi telah memberikan lebih dari 6 juta suntikan virus corona. Sebagai bagian dari langkah-langkah kesehatan, 526 masjid di Arab Saudi juga telah ditutup sementara selama 61 hari terakhir di mana 502 masjid telah dibuka kembali.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini